ADVERTISEMENT

3 Agensi K-Pop Mulai Rambah Bisnis NFT, Tuai Pro-Kontra dari Fans

Annisa Aninditha Pricilla - detikHot
Jumat, 12 Nov 2021 20:26 WIB
SM Entertainment Square
Foto: (dok. SM Entertainment)
Jakarta -

Akhir-akhir ini, NFT alias non-fungiable token sedang ramai diperbincangkan oleh masyarakat dunia. Dilansir dari CNN, NFT adalah token digital yang ditautkan ke sistem besar besar blockchain.

NFT tidak dapat ditukarkan, tapi bisa diperjualbelikan ke pasar lelang. Kebanyakan NFT digunakan untuk menjual dan membeli karya seni digital, barang koleksi dan game.

Transaksi jual beli karya digital ini pun mulai dilirik oleh para pemilik agensi besar di Korea Selatan. Akan tetapi dengan bergabungnya perusahaan tersebut, justru malah menyebabkan pro-kontra dikalangan penggemar. Berikut sederet agensi Korea Selatan yang memasuki bisnis NFT. Yuk, simak!

1. JYP Entertainment

JYP EntertainmentJYP Entertainment Foto: JYP Entertainment (dok. ist)

JYP Entertainment yang merupakan rumah bagi grup populer seperti ITZY, Stray Kids, dan TWICE ini mengumumkan bahwa mereka akan memasuki bisnis platform NFT berbasis K-Pop. Dilansir Allkpop, pada Juli lalu JYP membuat pengumuman bahwa mereka telah menandatangani kemitraan bisnis strategis dengan Dunamu, yang mengoperasikan pertukaran aset digital No. 1 Korea Selatan yang disebut Upbit.

Mereka akan berbagi bisnis platform yang mengembangkan, menyediakan, dan mengoperasikan produksi barang digital terkait NFT, distribusi, transaksi, dan serangkaian layanan tambahan yang berpusat pada K-Pop. Dunamu akan berinvestasi dalam mengakuisisi saham JYP dan berinvestasi dalam mendirikan perusahaan baru untuk bisnis bersama dengan JYP.

2. HYBE LABEL

HYBEHYBE Foto: (dok. ist)

Setelah JYP Entertainment, HYBE LABEL juga turut memasuki bisnis NFT dengan perusahaan teknologi keuangan terkemuka, Dunamu. Hal ini mereka sampaikan saat mengadakan briefing perusahaan dengan komunitas 2021 pada 4 November 2021.

Kedua perusahaan telah menjalin kemitraan strategis untuk membentuk perusahaan patungan yang akan melakukan bisnis terkait NFT yang memungkinkan konten dan produk berdasarkan IP terkait artis untuk dimiliki secara digital oleh penggemar. HYBE dan Dunamu berbagi rencana mereka untuk memikirkan cara memperluas pengalaman penggemar dengan aman, salah satunya dengan mengumpulkan, menukar, dan menampilkan aset digital berbasis IP pada platform seperti Weverse.

3. SM Entertainment

SM EntertainmentSM Entertainment Foto: SM Entertainment

Menurut beberapa sumber pada 8 November, SM Entertainment sedang bersiap untuk memasuki bisnis NFT (Non-Fungible Token) dengan mendirikan divisi NFT sendiri. Kepala produser SM Entertainment Lee Soo Man saat ini dijadwalkan untuk berbicara di Breakpoint, sebuah konferensi blockchain yang diselenggarakan oleh platform blockchain Solana.

4. Tanggapan Netizen Terkait HYBE LABEL Memasuki Bisnis NFT

Saat HYBE LABEL mengumumkan bergabungnya mereka ke dalam bisnis NFT, justru banyak ditanggapi negatif oleh para netizen. Banyak dari mereka yang tidak senang HYBE merambah ke bisnis lain selain musik.

Mereka juga berkomentar bahwa HYBE kehilangan fokus pada musik dan lebih mengejar keuntungan.

"Ini sangat gila, perusahaan kehilangan pandangan tentang perusahaan apa mereka sebenarnya dan apa yang membuat mereka," kata netizen.

"Kenapa mereka tidak fokus saja pada pekerjaan utama mereka?" ujar lainnya.

"Mereka kehilangan fokus pada bisnis musik mereka," komentar netizen lain.

5. Pendapat Netizen Terkait SM Entertainment Memasuki Bisnis NFT

Jika banyak netizen yang kontra terkait HYBE LABEL yang memasuki bisnis FNT, maka lain halnya dengan SM Entertainment. Para netizen justru lebih banyak yang mendukung dan memaklumi agensi tersebut untuk merambah bisnis NFT.

"Apakah itu metaverse atau bitcoin, aku tidak mengerti mengapa mereka dalam keadaaan menolak. Iklim global sedang kacau sekarang dan perusahaan-perusahaan sibuk melakukan apa saja untuk menghasilkan uang. Aku benar-benar tidak bisa mengerti situasi apa yang kita hadapi lagi. Mungkin aku hanya warga negara kecil, tapi perusahaan besar saat ini hanya mempercepat keruntuhan iklim melalui bitcoin ini," ungkap netizen.

"Seperti yang diharapkan, mereka akan melakukan apa saja demi uang," kata yang lain.

"SM selalu menyukai hal-hal seperti itu. Aku tahu mereka akan melakukan ini," ujar lainnya.



Simak Video "NewJeans Group Generasi IV Pertama yang Raih RAK di Chart Korea"
[Gambas:Video 20detik]
(dal/dal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT