Ratusan Lagu K-Pop Hilang dari Spotify, Ada Apa?

Delia Arnindita Larasati - detikHot
Senin, 01 Mar 2021 09:38 WIB
Layanan  Musik Streaming
Foto: Istimewa
Jakarta -

K-Pop kini mulai dinikmati secara global. Sehingga ketika tiba-tiba ratusan lagu di bawah genre tersebut hilang di Spotify, para pecintanya pun dibuat bingung.

Semua bermula dari Spotify yang resmi diluncurkan di Korea Selatan pada 1 Februari 2020. Ratusan lagu dari musisi yang mendistribusikan musiknya melalui Kakao M, seperti IU hingga Zico, hilang dari peredaran di Spotify Korea.

Seperti yang diketahui, Kakao bertanggung jawab untuk mendistribusikan banyak musik populer Korea dengan 27,5 persen dari lagu-lagu tersebut masuk dalam daftar 400 Lagu Terbaik di Gaon Music Chart.

Kini, lagu-lagu tersebut rupanya juga hilang dari Spotify di seluruh dunia. Dalam pernyataan dari pihak Spotify, keputusan tersebut diambil setelah lisensi katalog Kakao M di Spotify telah berakhir sejak 1 Maret 2021 dan berlaku bagi pengguna di seluruh dunia.

"Kami telah berusaha memperbarui perjanjian lisensi global dengan Kakao M selama satu setengah tahun terakhir, sehingga musik artis mereka akan tetap tersedia bagi 345 juta lebih pendengar di hampir 170 pasar di seluruh dunia," ungkap Spotify dikutip dari NME.

"Terlepas dari upaya terbaik kami, kesepakatan lisensi yang kami miliki dengan Kakao M (yang mencakup semua negara selain Korea Selatan) telah berakhir," jelasnya.

Spotify menyebut hingga kini masih belum terjalin kesepakatan baru terkait lisensi musik yang didistribusikan oleh Kakao M. Namun Spotify berjanji akan berusaha untuk menyelesaikan situasi yang tidak menguntungkan bagi artis dan juga fans tersebut.

"Fakta bahwa kami belum mencapai kesepakatan terkait perjanjian global sangat disayangkan untuk artis, juga fans dan pendengar di seluruh dunia," lanjut Spotify.

"Kami berharap gangguan ini hanya bersifat sementara dan kami bisa menyelesaikan situasi ini segera. Kami tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemegang hak lokal, termasuk Kakao M, untuk membantu menumbuhkan pasar musik Korea dan ekosistem streaming secara keseluruhan," pungkasnya.

Mengenai hal ini, Tablo dari Epik High mengungkap adanya ketidaksepakatan antara dua belah pihak. Ia pun mengaku menyayangkan insiden ini yang sangat merugikan artis dan fans.

"Tampaknya ada ketidaksepakatan antara distributor kami, Kakao M, dan Spotify yang membuat album baru kami, Epik High is Here, tidak tersedia secara global tanpa persetujuan kami," ungkap Tablo.

"Terlepas dari siapa yang salah, kenapa selalu artis dan fans yang menderita ketika para pebisnis lebih mengutamakan keserakahan daripada seni?" tegasnya.

Selain Epik High, ratusan lagu dari musisi K-Pop kini tak lagi bisa didengarkan melalui Spotify. Beberapa artis yang lagunya hilang dari Spotify adalah IU, Victon, The Boyz, hingga DRIPPIN.

Sementara artis di bawah naungan SM Entertainment, YG Entertainment, JYP Entertainment, dan Big Hit Entertainment (tidak termasuk Big Hit Labels) tidak terpengaruh oleh isu ini.

Tonton juga: Penjelasan Spotify soal Ratusan Lagu K-Pop Dihapus dari Platform-nya

[Gambas:Video 20detik]



(dal/tia)