Jae DAY6 Merasa Jadi Anak Tiri di JYP Entertainment

Atmi Ahsani Yusron - detikHot
Selasa, 30 Jun 2020 16:43 WIB
Jae DAY6
Foto: JYP Entertainment
Jakarta -

Jae DAY6 bikin ramai Twitter sore ini Selasa (30/6/2020). Jae terang-terangan komplain ke JYP Entertainment soal karya-karyanya yang kurang dipromosikan manajemen.

Semua berawal dari akun Twitter resmi DAY6 yang mencuit promo untuk konten salah satu member DAY6 yaitu Young K, yang dibuatnya beberapa waktu lalu bersama DIVE Studios. DIVE Studios adalah studio podcast yang juga memproduksi konten untuk Jae di acara How Do I Get Here.

Tweet akun @day6official itu kemudian dibalas Jae dengan sebuah pertanyaan: "Kok konten DIVE-ku tidak di-repost?"

Jae kemudian mengutarakan komplainnya kepada manajemen JYP Entertainment dalam sebuah tweet berbahasa Korea yang cukup panjang. Dalam tweet itu Jae menyebut bahwa dirinya selama ini sudah banyak memproduksi konten namun akun resmi dari manajemen tidak pernah mempromosikan karyanya.

"Belum lama ini aku mengerjakan podcast Hwaiting yang tersedia di Facebook, dan aku juga berkolaborasi dengan 88rising. Kok bisa promosi kontenku tidak dibagikan (di akun resmi)?" katanya.

"YouTube juga. Untuk channel-ku, jaesix, aku mengerjakan semuanya sendiri. Manajemen memberitahuku banyak hal, aku harus memohon izin, tapi setelah semua itu, mereka menyuruhku untuk berhenti karena konten-konten itu bisa merusak image perusahaan. Tapi member yang lain malah dapat konten dan manajemen serta apresiasi yang layak buat karya mereka," lanjut Jae.

Jae secara terbuka menunjukkan ketidaksukaannya pada bagaimana JYP Entertainment hanya mendukung member karya-karya member DAY6 tertentu. Karena cuitannya tersebut, Jae pun mendapat dukungan dari para penggemar yang kini menggaungkan tagar #JUSTICEFORJAE dan #ThanksForSpeakingUpJae. #JUSTICEFORJAE dan jype (JYP Entertainment) berturut-turut ada di posisi #1 dan #2 trending dunia sore ini, disusul tagar #ThanksForSpeakingUpJae.

Fans juga kemudian menyuarakan dukungannya buat sang vokalis DAY6. Menyebut bahwa Jae seharusnya diperlakukan dengan layak dan manajemen tidak pilih kasih dalam memperlakukan para member. Ada juga fans yang menegaskan bahwa tidak hanya Jae saja yang butuh perlakuan adil, tetapi semua member DAY6.

DAY6 belum lama ini merilis album terbaru mereka The Book of Us dengan lagu berjudul Zombie. Sayangnya lagu dan album ini tidak bisa dipromosikan secara maksimal karena beberapa hari sebelum perilisan album, DAY6 memilih untuk hiatus karena masalah kesehatan mental.

Jae sendiri amat terbuka soal kesehatan mental yang dialaminya. Aktif di Twitter, bulan Mei 2020 lalu Jae sempat mengabarkan bagaimana kondisi kesehatannya setelah DAY6 memilih hiatus.

"Sudah lebih baik. Terima kasih karena sudah bersabar pada kami dan mendukung kami saat kami benar-benar membutuhkannya. Berharap bisa bertemu dengan semuanya secepat mungkin. Stay safe everyone," tulis Jae diakhiri dengan emoji hati.

Di luar DAY6 Jae memang aktif memproduksi podcast bersama DIVE Studios lewat acara berjudul How Do I Get Here. Dia pun memproduksi lagu bersama 88rising lewat "alter-ego" yang dibuatnya Eaj. Seperti yang diutarakan Jae dalam komplainnya di atas, dia pun aktif di YouTube jaesix.

Hingga saat ini, manajemen JYP Entertainment belum mengeluarkan pernyataan resmi soal apa yang dikatakan Jae di Twitter. Biasanya manajemen ini selalu tanggap soal insiden-insiden di media sosial seperti ini seperti bagaimana mereka dengan segera menanggapi komentar negatif buat grup lain seperti TWICE dan GOT7 beberapa waktu lalu.

(ron/nu2)