DetikHot

kpop

CEO Manajemen The East Light Akhirnya Buka Suara soal Kabar Penganiayaan

Sabtu, 20 Okt 2018 17:15 WIB  ·   Delia Arnindita Larasati - detikHOT
CEO Manajemen The East Light Akhirnya Buka Suara soal Kabar Penganiayaan Foto: The East Light (dok. Instagram)
Jakarta -

Band The East Light tengah menjadi sorotan karena para member yang mengaku dianiaya oleh CEO manajemen dan produser 'A'. Kini, Kim Chang Hwan, sebagai CEO Media Line Entertainment akhirnya buka suara.

Kim Chang Hwan merilis pernyataan tak lama setelah leader The East Light, Lee Seok Cheol, menggelar konferensi pers dan mengungkap penganiayaan yang diterima oleh para member. Ia mengaku dicekik, dipukul dengan tongkat bisbol, hingga leher yang dijerat dengan senar gitar saat para member melakukan kesalahan di atas panggung.

Sang CEO pun meminta maaf dalam pernyataan panjangnya karena merasa menjadi penyebab kontroversi. Ia meminta maaf karena tak bisa mengurus staf (yang dimaksud adalah Produser 'A') dengan baik.


Berikut pernyataan lengkapnya:

Pertama, sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas Media Line Entertainment dan The East Light, saya sangat paham dengan kesalahan yang sudah saya buat dan meminta maaf karena sudah membuat isu ini menjadi ramai karena ketidaksanggupan saya mengurus staf.

Saat menonton konferensi pers Lee Seok Cheol, hatiku sakit seperti setahun empat bulan lalu saat saya mendengar hal ini untuk pertama kali. Namun seperti yang sudah dinyatakan kemarin, saya sama sekali tak pernah melakukan kekerasan apa pun selama 30 tahun karier saya. Dan ketika ada saat di mana saya menasihati para member, saya tegaskan sama sekali tak pernah melakukan kekerasan secara verbal atau fisik.

Saya dengan rendah hati akan menerima segala kritik atas kesalahan dan kelalaian saya. Dan saya akan mencoba menghilangkan keraguan dengan mendekati mereka secara jujur. Namun, untuk masa depan keempat member The East Light yang lain, kami akan memberikan respons yang aktif atas pencemaran nama baik lewat informasi yang dibesar-besarkan.

Sekali lagi, saya minta maaf karena menyebabkan kekhawatiran atas hal ini.

Diberitakan sebelumnya, The East Light dikabarkan menjadi korban kekerasan verbal dan fisik oleh Kim Chang Hwan dan 'A' sejak 2015. Di konferensi pers lalu, pihak pengacara band memutuskan akan membawa kasus ini ke jalur hukum.


(dal/doc)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed