Keluhan yang ditulis oleh Carats adalah tentang sta Pledis yang telah mencuri hadiah untuk anggota Seventeen bahkan memberikan hukuman fisik saat sang boyband masih menjadi trainee. Berikut adalah rincian keluhan fans ini.
Pertama, fans berang kepada manajer dan staf Pledis lainnya yang telah mencuri hadiah untuk Seventeen seperti sepatu limited edition, tas, baju, bahkan makanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, fans juga bertanya-tanya mengapa nama para member Seventeen yang berpartisipasi dalam pembuatan koreografi tidak dimasukkan dalam daftar hak cipta.
Ketiga, Carats juga membeberkan fakta bahwa anggota Seventeen sering dihukum secara fisik selama masa trainee mereka. Diketahui, salah seorang staf pernah memukul kepala Seungkwan sambil mengomel bahwa ia harus diet. Seungkwan hanya bisa menunduk dalam dan meminta maaf.
Baca juga: T.O.P 'BIG BANG' Dikabarkan Pacari Model Cantik
Keempat, staf Pledis diketahui telah mencuri uang untuk Seventeen. Saat itu, sang boyband menghadiri program di AfreecaTV.
Mereka bertaruh sesuatu dengan si produser dan menang. Hoshi, salah satu member Seventeen dengan polosnya bertanya, "Apakah mereka (Pledis) akan membelikan kami sesuatu atau menggunakan uang kami lagi?"
Akhirnya Pledis berpura-pura seperti membelikan mereka sesuatu, padahal sebenarnya staf mengambil uang Seventeen itu.
Terakhir, fans juga menuduh Pledis tidak menginvestasi Seventeen dengan baik.
"Pernahkah kalian melihat seorang vokalis utama memakai earphone Samsung? Pledis menyuruh Seventeen untuk membeli sendiri menggunakan uang mereka. Sehingga Seungkwan menggunakan earphone sendiri, bukan in-ear microphone yang sesungguhnya," tulis salah seorang fans.
Carats terus-menerus meminta penjelasan dari Pledis Entertainment. Namun hingga kini, Pledis masih memilih untuk bungkam. (dal/mmu)











































