"Kami melihat ini sebagai tindakan yang sangat egois dan mengabaikan kesepakatan kontrak dengan perusahaan, semua yang terlibat dalam kontrak dan aktivitas grup," kata SM Entertainment dalam rilis resmi pada Jumat (10/10/2014).
Kris dan Luhan sama-sama tidak berada di Korea saat melayangkan gugatannya terhadap SM ke pengadilan. Kejadiannya pun dinilai SM menggunakan pola yang sama yang membuat manajemen curiga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi situasi ini, manajemen tidak akan tinggal diam. Mereka akan menyiapkan semua hal untuk 'menyerang' dan menuntaskan kasus Luhan termasuk juga kasus Kris.
"Kami akan secara menanggapi kasus ini dengan serius dengan para partner di luar Korea, termasuk yang ada di Tiongkok dan bekerja sama dengan para ahli hukum," tandas mereka.
(ron/mmu)











































