Seperti dilansir AllKPop Rabu (28/8/13), perwakilan dari salah satu perusahaan tersebut memberikan keterangannya bahwa mereka memang sudah membicarakan soal penggabungan manajemen dengan SM C&C.
"Benar kami telah mendiskusikan masalah ini dengan SM sebelumnya, tetapi belum ada keputusan final," ungkap perwakilan dari Starship Entertainment, J.Tune Camp dan WM Entertainment.
Menurut pandangan pengamat industri musik, perusahaan-perusahaan tersebut punya peluang yang sangat besar untuk bergabung dengan anak perusahaan SM Entertainment, SM C&C. Bergabungnya perusahaan-perusahaan tersebut dengan SM nantinya akan sangat memberikan keuntungan dari segi distribusi pasar internasional.
"Banyak perusahaan yang mencoba untuk menembus pasar internasional, namun akan sangat sulit bagi mereka bisa bersaing dengan jaringan SM Entertainment yang telah terbentuk lama dan punya sejarah sangat baik," ungkap seorang pengamat industri musik KPop.
Pengamat musik tersebut juga menekankan bahwa bergabung dengan SM C&C merupakan salah satu cara yang paling mudah dan memberikan kerugian yang paling minim.
"Menciptakan musik dan penyanyi adalah hal yang berbeda dengan memasarkan mereka. jika mereka mampu mendistribusikan artis dan penyanyi mereka lebih luas lagi dengan bergabung, baik perusahaan tersebut maupun SM C&C akan mendapat keuntungan yang setara," pungkasnya.
SM Entertainment melalui anak perusahaannya SM C&C memang sedang merencanakan utuk membentuk sebuah grup perusahaan musik global seperti halnya Universal Music Group, Sony Music Entertainment dan Warner Music Group.
"Kami akan mengajak lebih banyak lagi label untuk bergabung bersama kami dan mengembangkan SM Entertainment dan juga label tersebut," tutur perwakilan SM C&C.
(ron/mmu)











































