Sang leader G-Dragon (GD) ternyata sama sekali tak terkejut menyikapi hal itu. Menurutnya wajar jika Bigbang kini bisa sukses dan dikenal di seluruh dunia.
"Ini mungkin terdengar lucu tapi reaksi yang kami dapat dari fans di luar Korea sudah kami perkirakan. Belajar musik pop yang menemani aku dan Teddy selama tumbuh dewasa, kami membandingkan musik kami dengan musik pop lain. Yang kami punya sekarang hanya hasil yang sudah kami rencanakan," ujar GD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Contoh saja koreografer dan sutradara Lady Gaga Laurieann Gibson yang didapuk menjadi show director untuk semua konser Big Bang. Perempuan asal Kanada itu dikenal sebagai show director, koreografer, aktris, dan creative director. Kemudian untuk lighting designer, Leroy Bennett yang pernah menangani Madonna, Paul McCartney, dan Eagles akan turut ambil bagian. Sementara sound director akan dipegang oleh Ken Van Druten yang biasa bekerja dengan Eminem, J-Jay, dan Linkin Park.
"Kami sangat percaya pada musik YG karena semua sudah direncanakan dengan hati-hati. Kami merencanakan momen ini sudah sejak lama jadi tak terlalu terkejut ketika jadi nyata," ujar GD.
Selain itu, GD juga tak mau terlena dengan julukan 'hit composer' baginya. Maklum, GD menciptakan hampir semua lagu Bigbang dan lagu untuk albumnya sendiri.
"Orang mungkin akan bilang aku arogan tapi menjulukiku 'hit composer' tak berarti apa-apa bagiku. Apa yang aku lakukan saat ini hanya sebagai latihan untuk album selanjutnya. Apa yang lebih krusial dari ranking dan popularitas adalah menciptakan musik yang selalu dicintai bahkan setelah bertahun-tahun. Aku benar-benar berharap musik kami bisa menginspirasi musisi berbakat lainnya dan berkontribusi pada perkembangan musik KPop. Itu visi dan golku," harapnya.
(ast/mmu)











































