Lagu itu berada di posisi nomor satu. Mengalahkan grup asal Jepang asli seperi SMAP, Arashi, dan AKB48. KARA mengaku sama sekali tak menyangka popularitas mereka di Jepang bisa sampai seperti saat ini.
KARA debut di Korea pada 2007. Tiga tahun setelah debut, mereka langsung merambah pasar Jepang. Mereka kemudian menggelar jumpa fans yang dipadati sekitar 8 ribu Kamilia (panggilan untuk fans KARA) di Hotel Grand Prince, Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meskipun kami punya perasaan kami sangat populer di Jepang, sejujurnya kami tak pernah bermimpi akan menerima dukungan sebanyak yang kami terima sekarang. Aku pikir orang hanya akan memuji kami karena bekerja sangat keras," ujar Seungyeon dalam sebuah wawancara bersama Aera Magazine Jepang.
Tak hanya mendominasi di dunia musik, KARA juga sering sekali tampil di berbagai variety show di stasiun televisi Jepang. Mereka tak henti mendapat tawaran untuk tampil di televisi karena kemampuan bahasa Jepang mereka yang sangat baik.
Banyak yang menilai bahasa yang sebenarnya menjadi senjata utama KARA yang berhasil menaklukan ribuan fans mereka di Jepang. Disinggung mengenai hal tersebut, KARA hanya merendah dan mengaku masih harus banyak belajar.
"Kemampuan berbahasa Jepang kami masih sangat jauh (dari baik). Gyuri dan aku sudah sejak lama menyukai drama dan anime Jepang, kami jadi tahu sedikit bahasa Jepang. Bagaimanapun, kami hanya belajar bahasa Jepang dua bulan sebelum kami debut di Jepang. Sampai sekarang tiap kami diundang ke acara televisi, kami selalu berpikir kami harus belajar lebih banyak lagi," papar Seungyeon.
(ast/mmu)











































