Saat tampil pertama kali di televisi, T-ara menjadi perbincangan karena mereka bernyanyi secara lipsync. Saat itu mereka menyanyikan lagu debut mereka, 'Lies' dan 'Wanna Play'. Kritik pun meluas.
Agensi T-ara Core Contents Media akhirnya merilis sebuah permintaan maaf resmi. Mereka berjanji akan bekerja lebih keras demi penampilan yang lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kritik pedas pun kembali beredar. Menanggapi hal ini, Hyomin mengklarifikasi melalui akun Twitter pribadinya.
"Untuk lagu 'Why Are You like This' memang ada bagian koreografi yang mengharuskan kita mengobrol satu sama lain. Untuk 'Roly Poly' kami mencoba membuat panggung semenyenangkan mungkin dengan tertawa dan bercanda. Itu memang bagian dari penampilan, tapi sepertinya jadi salah paham," papar Hyomin.
Kemudian akhir tahun lalu mereka juga tersangkut masalah dengan penyanyi yang merupakan senior T-ara di dunia hiburan Mose. Mose menganggap T-ara tak sopan karena tidak menyapanya lebih dulu. Namun akhirnya keduanya berbaikan dan Mose pun meminta maaf karena mengkritik terlalu kasar.
Terakhir, T-ara dikritik karena berterima kasih pada para reporter dalam sesi jumpa pers di Prancis dengan bahasa Jepang. Namun menurut agensi, mereka melakukan hal itu karena memang ada reporter asal Jepang yang hadir di sana.
"Personel T-ara sangat kecewa ketika kritik muncul. Kenapa orang yang tak tahu faktanya malah membesar-besarkan hal ini," ujar juru bicara agensi.
Meski diliputi kontroversi, jumlah fans T-ara tak terhitung banyaknya. Mereka pun siap merilis album di Jepang tak lama lagi. T-ara, fighting!
(ast/mmu)











































