Tak terasa Se7en (dibaca: Seven) sudah 9 tahun wara-wiri di panggung hiburan Korea. Setelah 4 album dan belasan single, kini ia kembali dengan mini album kedua dengan title track 'When I Can't Sing'.
Yang mengejutkan dari title track tersebut adalah kolaborasinya dengan CEO agensi tetangga, JYP Entertainment. Ya, 'When I Can't Sing' adalah lagu yang diciptakan oleh CEO JYP Park Jin Young.
Berita ini tentu membuat heboh. Penyanyi solo andalan dari YG Entertainment berkolaborasi dengan produser dari JYP Entertainment. Padahal keduanya dikenal bersaing sejak awal agensi itu berdiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku melihat tangga lagu dan merasa sangat baik. Aku bersyukur orang-orang tak lupa kepadaku meskipun aku tak mengeluarkan album terlalu lama," ujar Se7en dalam sebuah sesi wawancara bersama Enews.
Lagu tersebut memang menandai kembalinya Se7en setelah satu setengah tahun tak merilis album. Lalu, apa perbedaan menyanyi bersama YG dan JYP?
"CEO Yang Hyun Suk selalu berkonsentrasi pada kesan. Ia menomorsatukan karisma, bakat, dan perasaan seseorang di atas panggung. Tetapi CEO Park Jin Young selalu mengutamakan ketulusan. Ia tak suka apapun yang tak tulus," papar kekasih dari aktris Park Han Byul itu.
Ketulusan itu pun menjadi pelajaran baru untuk Se7en. Ia kerap mengulang dan mengingat makna tulus itu.
"Aku tak tahu gaya mana yang terbaik, YG atau JYP. Tetapi JYP selalu berjalan dengan segala ketulusan. Aku belajar apa yang maksud dengan ketulusan itu ketika sedang rekaman lagu itu," sambungnya.
Tapi ternyata perjuangan mendapat lagu itu dari JYP bukan hal yang mudah. Ada cerita di balik kesuksesan 'When I Can't Sing' sebelum berhasil menduduki posisi puncak di tangga lagu. Bagaimana ceritanya? Tunggu artikel selanjutnya hanya di Main Stage KPop detikHOT!
(ast/mmu)











































