Dalam tweet yang di-posting Senin (6/6/2011) tersebut tidak disebutkan, siapa partner kerja yang dimaksud. Menurut pantauan detikhot, promotor konser boyband JYJ tersebut sudah menghilang sejak akhir Mei. Kantor Dreamcatcher Indonesia tutup dan nomor telepon pun tidak ada yang bisa dihubungi.
Rencananya JYJ akan menggelar konser pada 9 April lalu di Sentul International Convention Center, Sentul. Namun, 10 hari sebelum hari H, konser dibatalkan karena ada beberapa hal yang belum dipenuhi oleh pihak promotor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dreamcatcher lewat situsnya sudah menuliskan sebanyak 418 nama yang uangnya telah dikembalikan. Namun ternyata masih ratusan pemilik tiket lainnya yang belum mendapatkan uangnya.
(yla/mmu)











































