Kulit terlihat kusam, mudah kering, hingga terasa kurang elastis kini jadi keluhan yang makin sering dirasakan anak muda. Aktivitas padat, kurang istirahat, dan paparan lingkungan membuat kondisi kulit ikut terdampak, meski usia masih tergolong muda.
Tak heran, perhatian terhadap kesehatan kulit pun mulai bergeser. Anak muda kini tak hanya mengandalkan perawatan luar, tetapi juga mulai sadar pentingnya menjaga kondisi kulit dari dalam melalui asupan nutrisi harian.
1. Kulit Terlihat Lelah di Tengah Aktivitas Padat
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rutinitas harian yang padat, sering berada di ruang ber-AC, hingga mobilitas tinggi membuat kulit rentan kehilangan kelembapan dan tampak kurang segar. Kondisi ini kerap muncul tanpa disadari, terutama pada mereka yang aktif bekerja, kuliah, atau sering beraktivitas di luar ruangan.
Masalah kulit pun tak selalu soal jerawat. Kulit yang tampak lelah dan kurang elastis menjadi sinyal bahwa tubuh membutuhkan dukungan lebih dari dalam.
2. Elastisitas Kulit Jadi Perhatian Generasi Muda
Selain tampilan, elastisitas kulit kini mulai menjadi perhatian anak muda. Kulit kenyal dan sehat dipandang sebagai bagian dari penampilan yang terawat, seiring meningkatnya kesadaran akan peran nutrisi dalam mendukung struktur kulit.
Kolagen dikenal sebagai komponen penting yang membantu menjaga kekuatan dan elastisitas kulit. Karena itu, perhatian terhadap asupan yang mendukung produksi kolagen alami tubuh pun semakin meningkat di kalangan generasi muda.
Seiring bertambahnya usia dan terpapar faktor eksternal, produksi kolagen alami tubuh dapat menurun. Inilah yang mendorong anak muda mulai lebih peduli pada asupan yang mendukung kebutuhan kulit dari dalam.
3. Nutrisi Jadi Bagian dari Lifestyle Anak Muda
Gaya hidup sehat kini tak lagi dianggap ribet. Anak muda mulai mencari cara praktis untuk menjaga tubuh dan kulit tetap optimal tanpa mengubah rutinitas secara drastis. Asupan nutrisi pun dipandang sebagai bagian dari keseharian, bukan sekadar pelengkap.
Dewasa ini, anak muda kerap memilih nutrisi seimbang dalam kesehariannya. Penelitian menunjukkan pola makan sehat (buah, sayur, dan ikan) dapat menekan risiko depresi sebesar 33% dibandingkan sering mengonsumsi makanan olahan atau ultra-processed food.
Di samping itu tubuh juga membutuhkan vitamin C untuk membentuk kolagen. Tanpa cukup vitamin C, produksi kolagen bisa melambat dan kulit kehilangan elastisitasnya.
Sumber terbaik vitamin C antara lain jeruk, stroberi, kiwi, paprika merah, dan brokoli. Jadi, jika bosan makan salad wortel setiap hari, coba variasikan dengan sayuran berwarna cerah lainnya agar kebutuhan nutrisi kulit lebih seimbang.
Saat ini, ada banyak pilihan minuman yang praktis dan mudah dikonsumsi kapan saja, seperti C+Collagen dari Sido Muncul. Selain praktis, kandungan nutrisinya juga membantu menjaga kulit tetap segar dan bercahaya sepanjang hari.
Sido Muncul C+Collagen hadir sebagai minuman kesehatan yang mengombinasikan vitamin C dan collagen tripeptide, praktis dibawa dan mudah dikonsumsi selama perjalanan. Formulanya relevan untuk menemani mobilitas tinggi sekaligus membantu menjaga kondisi kulit tetap segar saat aktif bepergian.
Sido Muncul C+Collagen hadir dengan rasa Strawberry dan Lemonade yang enak serta bebas gula. Yuk, penuhi kebutuhan vitamin C dan kolagen harian lewat Sido Muncul C+Collagen. Dapatkan Sido Muncul C+Collagen di minimarket, toko produk kesehatan, serta secara online di Sido Muncul Official Store.
(prf/ega)











































