Aktris kelahiran London tersebut kerap mendapatkan peran sebagai seorang wanita yang lemah di film dan serial TV sebelumnya. Pada awalnya, Vanessa tak menolak peran apapun yang diberikan kepadanya, namun lama kelamaan ia mengaku merasa bosan.
"Aku dulu selalu berperan sebagai karakter yang tak beruntung dalam masalah percintaan. Sungguh menyebalkan, tapi mungkin ada hal pada diriku yang cocok memerankan karakter 'gelap'. Mungkin itulah kenapa aku sering berperan sebagai karakter wanita yang menghadapi kehancuran ketika sebenarnya aku sama sekali berbeda dengan karakterku," kenang Vanessa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kurasa semua aktris bilang, 'Ooh kuharap wajahku cantik.' Lalu kemudian kau merasa, 'Mungkin tidak.' Lalu sisi lain dirimu bilang, 'Oke jadi wajahku tak sempurna', tapi kurasa aku akan berperan sebagai sosok wanita biasa," paparnya.
"Itu mungkin artinya aku bisa berperan menjadi karakter-karakter yang lebih menarik. Satu hal yang kutahu, aku bukan model. Aku ini aktris," tutupnya.
Dalam perannya di film teranyarnya itu, Vanessa menjadi pendaki yang selamat di mimpi buruk yang terjadi di gunung Himalaya itu saat tahun 1996 silam itu. Setidaknya lewat peran pendaki yang selamat, Vanessa mulai dapat karakter yang beruntung.
(dal/kmb)











































