Akting sebenarnya bukanlah profesi yang ingin Chika lakoni. Dara berpenampilan tomboy asal Medan ini mencoba peruntungan ke Jakarta sejak menang ajang model tujuh tahun silam.
"Aku ikut lomba Aneka Yes! Ternyata juara 1 yang hadiahnya diorbitkan jadi pemain sinetron. Ya udah, dari Medan aku ke Jakarta," ujar Chika saat ditemui belum lama ini di kediamannya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam perjalanannya, ia merasakan bahwa merintis karier di dunia hiburan ternyata tak mudah. Namun perempuan 21 tahun ini tak menyerah. Dulu ia sempat berpindah-pindah tempat tinggal selama di Jakarta. Dari rumah saudara ke rumah kontrakan.
"Karena belum bisa beli rumah sendiri. Numpang sama sewa rumah udah biasa," kenangnya.
Tak cuma itu, ia pun harus membiasakan diri bicara dengan bahasa Indonesia dan meninggalkan aksen Medan-nya. Hal itu diakui bintang 21 tahun ini juga sulit. Chika sempat kesusahan beradaptasi dalam hal yang satu itu.
"Soalnya berpengaruh juga ke aku saat ngehafal dialog. Sering take berulang kali karena aku salah ngucapin. Kayak misalnya, di sini kita nyebut sedotan, di Medan namanya pipet," tuturnya.
Beruntung, seiring waktu jerih payahnya menjadi bintang sinetron membuahkan hasil. Tujuh tahun berkarier kini Chika sudah dapat menikmati kerja kerasnya. Tak harus pindah-pindah tempat tinggal lagi, kini ia sudah memiliki rumah sendiri termasuk punya mobil pribadi.
"Alhamdulillah udah bisa punya rumah sekarang, ini rezeki Mama kayaknya. Jauh dari Medan ke Jakarta nemenin aku," papar Chika.
(doc/mmu)











































