Pada Senin (1/7/2013), detikHOT bisa menemui Tumpal di sela-sela kesibukannya syuting KTP di Studio Palem, Jakarta Selatan. Meski nampak lelah, dengan ramah ia pun berbagi cerita.
Dikisahkan Tumpal, awalnya ia hanyalah sosok pekerja biasa di talent management Trans TV. Suatu ketika, pria bertubuh tambun tersebut sedang bertugas mengantar talent untuk dicasting sebagai pemain sitkom KTP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan tanpa alasan Tumpal menolak saat diminta ikut casting ketika itu. Pria yang hobi memasak tersebut memang menyadari dirinya tak punya dasar sama sekali dalam dunia seni peran.
Namun karena dipaksa, pria kelahiran Jakarta 22 Mei 1984 itu akhirnya luluh dan mau ikut casting. "Menurut saya, itu casting terburuk. Rasanya hancur banget deh. Saya memang nggak pernah akting, apalagi baca skrip," katanya seraya tertawa geli.
Tapi siapa sangka, Tumpal ternyata diterima untuk berakting dalam sitkom yang tayang di Trans TV setiap Senin-Jumat pukul 18.00WIB itu. Saat itu perasaannya campur aduk antara takut, dan senang. "Tapi lebih banyak rasa takutnya," sahutnya.
Karakter Tumpal yang diperankannya merupakan seorang duda berdarah Batak. Ia menjalankan usaha biro jasa di rumah kontrakan milik Maryamah yang dimainkan aktris senior Meriam Belina.
"Awalnya susah sekali untuk akting, apalagi ngomong pakai logat Batak. Karena pada dasarnya saya bukan orang Batak," jelas pria berdarah Makassar, Nusa Tenggara Barat, dan Sukabumi itu.
Namun seiring berjalannya waktu, Tumpal mampu beradaptasi dengan karakternya itu. ia pun mengaku banyak dibantu mengolah akting oleh pemain KTP lainnya seperti Meriam Belina, Harry De Fretes, Uli Auliani, Iyang Padhayangan 6, Fadli, Mega Carefansa, dan lain-lain.
Meski awalnya tak sengaja, pemilik tinggi 168cm dan berat 105kg itu kini merasa nyaman di dunia seni peran. Ia pun mengaku ingin lebih serius mendalami dunia akting agar kariernya makin bersinar.
"Bisa dibilang saya udah terjebak di dunia akting ini. Kata ibu saya, kalau pengen, didalami aja. Mungkin di sini memang rezeki saya," tandasnya.
(bar/hkm)











































