Banyak data menunjukkan, remaja yang tumbuh di era ini sudah menganggap seks tak lagi tabu. Aktivitas seksual pun jadi hal lumrah saat mereka berkencan dengan pasangan mereka.
Sebagai bagian dari generasi remaja yang tengah berubah, Eriska Reinisa berpendapat bahwa pada dasarnya seks adalah wilayah privat bagi setiap orang. Namun, secara pribadi dara bertinggi 167 cm dan berat 47 kg itu tak setuju bila seks kemudian diartikan secara bebas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemikiran itu yang dirasanya tak banyak dipahami oleh remaja sebayanya. Bimbingan dan peran keluarga untuk membentengi hal tersebut pun dinilainya tak cukup.
Berusaha untuk tetap realistis, ia pun menuturkan, dalam beberapa sisi, seks pranikah memang sulit untuk dicegah. Maka, yang terpenting adalah bagaimana pengetahuan mengenai seks membekali para remaja seusianya.
"Pendidikan seks itu yang penting. Biar kalau sudah berani melakukan, harus tahu konsekuensinya gimana," papar Eriska.
(doc/hkm)











































