Di sela-sela gladi resik sebuah acara panggung di sebuah stasiun TV, Andah akhirnya meluangkan waktunya. "Halo, wawancaranya agak kepotong-kepotong nanti ngga apa-apa ya. Soalnya aku sambil latihan buat pentas," ujar Andah ramah, membuka pertemuan saat itu.
Sembari berkutat dengan skenario di pangkuannya, bintang sinetron 'Binar Bening Berlian' itu menguraikan jalan kariernya di dunia keartisan. Sebenarnya, gadis blasteran Belanda-Betawi ini tak menyadari bahwa dirinya berbakat akting di depan kamera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dibanding para pesinetron muda lain yang umumnya jatuh-bangun ikut casting sana-sini agar bisa tampil di TV, Andah memang lebih beruntung. Meski sang ibu saat itu ragu-ragu dan menganggap jadi bintang iklan bukan hal istimewa untuk dijajal, penyuka warna merah muda ini justru tertarik untuk mencoba tawaran yang diajukan.
"Mama waktu itu bilang, ngapain sih? Tapi, aku bilang, 'aku mau, Ma'. Ya udah, dari situ akhirnya terus deh sampai main sinetron," kenang Andah.

Andah memang besar melalui sinetron. Namun, bukan berarti ia lantas membatasi diri dengan hanya mau bermain di bidang yang satu itu saja. Selama tawaran bermain peran yang datang sesuai dengan apa yang diinginkan, Andah tak akan menolak.
Akting memang diakuinya sebagai hobi. Mengawali jejak kariernya di depan kamera dengan bermain iklan, dara 22 tahun ini kemudian kepincut berakting setelah menorehkan debut aktingnya lewat sinetron 'Haji Qomar'.

Dari sanalah, tawaran pun banyak berdatangan. Hingga kini lebih dari 10 judul sinetron telah ia bintangi. Plus, beberapa film dimana ia mengembangkan diri di dunia seni peran.
"Aku memang hobi akting. Pokoknya nggak capek meski kadang syutingnya bisa sampai pulang pagi," tutur Andah seraya tertawa.
(doc/hkm)











































