Corona Boleh Memenjara tapi Jangan Lupa Tetap Tertawa

Muchus Budi R. - detikHot
Jumat, 18 Des 2020 08:24 WIB
Grup musik humor asal Solo Pecas Ndahe
Foto: Muchus Budi R/ detikcom
Solo -

Pandemi Corona memaksa semua kalangan untuk berhitung ulang menggelar acara, tak terkecuali bagi kalangan seniman. Namun bagi Pecas Ndahe, grup musik humor asal Solo, tertawa adalah cara untuk menjaga agar kehidupan tetap berjalan normal sebagai manusia.

Tampil dengan konsep 'narapidana bercanda ria', seluruh personel Pecas Ndahe tampil mengenakan kostum ala napi di panggung ulang tahun ke-27 grup tersebut. Acara digelar di Teater Arena Taman Budaya Surakarta, Kamis (17/12/2020) malam.

Selama dua jam tanpa henti, mereka tampil mengocok perut penonton yang sangat dibatasi tak lebih dari 200 orang. Canda segar mengalir. Saling lempar bahan candaan antarpersonel tetap lincah dan natural khas Pecas Ndahe.

Para personel digambarkan layaknya narapidana yang melakukan hiburan sesaat. Keluar dari jeruji besi lalu bercanda ria. Setelah dua jam menghibur diri dan penonton, mereka kembali lagi ke kerangkeng besi penjara.

Grup musik humor asal Solo Pecas NdaheGrup musik humor asal Solo Pecas Ndahe Foto: Muchus Budi R/ detikcom

"Pandemi membatasi gerak kita, itu pasti. Mungkin seperti penjara. Namun kita jangan berhenti. Masih banyak cara bisa dilakukan untuk tetap mengisi hidup dengan cara masing-masing. Yang bekerja ya bekerja, yang sekolah ya sekolah, yang pentas ya pentas. Tapi tentunya sesuai aturan protokol kesehatan demi keselamatan bersama," ujar senior Pecas Ndahe, Ahmad Nurul, kepada detikcom usai pementasan.

Pementasan itu diawali dengan doa untuk dua personel Pecas Ndahe yang telah tiada, Emil Abdillah dan Firman Gondhes. Sedangkan sajian lagu pertama dibawakan oleh Wisik Sunaryanto, joker dan vokalis Pecas Ndahe generasi awal. Karena keterbatasan fisik yang kini harus duduk di kursi roda, Wisik kini tak lagi aktif manggung bersama kawan-kawannya.

Selanjutnya suasana gerr dari panggung Pecas Ndahe masih terus bisa dinikmati dari joke segar Doel Sumbing yang kini telah mendapatkan partner baru, Widi Kocrit dan Max Baihaqi.

"Kita akan terus berkarya memberi kesegaran dunia hiburan. Jangan putus asa. Asal tetap semangat dan kreatif, masih banyak yang bisa dilakukan dalam suasana penuh keterbatasan. Dari situlah kita akan hadir sebagai manusia kreatif," ujar Doel Sumbing.



Simak Video "Sekuriti Toko Emas Perampas Uang Setoran Rp 425 Juta Dibekuk, Kaki Didor!"
[Gambas:Video 20detik]
(mbr/tia)