"Saya sudah menuliskan dua buku mengenai marching band. Yang pertama soal pengetahuan dasar marching band, dirilis tahun 1990-an," ujarnya kepada detikHOT (27/01/2014).
"Inti dari dua buku ini masih sama, mengenai dasar-dasar dalam dunia marching band. Hanya yang kedua ini sudah saya lengkapi." Namun tak hanya bagi awam, buku ini, menurut pria yang akrab disapa Maskir ini juga sesuai bagi para pelatih marching band di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat melatih Drum Korps Tarakanita dulu, Maskir juga pernah menciptakan rekor baru. Ia bersama anak didiknya mendapat gelar juara pertama di kompetisi marching band nasional selama enam tahun berturut-turut.
Pria yang pada 2010 lalu mengalami stroke ini juga pernah membawa marching band indonesia bersama Drum Corps Internasional untuk mengikuti Tournament of Roses di Los Angeles, California. Di Indonesia ia telah membaktikan dirinya pada dunia marching band selama 30 tahun.
"Saya mengharapkan mereka membaca buku saya untuk dijadikan referensi." Ia juga menyayangkan di Indonesia ini belum ada banyak referensi dasar yang khusus mengulas marching band.
Dalam waktu dekat, ia akan kembali menulis buku, kali ini mengenai bagaimana menjadi pelatih marching band. "Tahun ini saya sudah mulai menulisnya, tapi karena sekarang saya masih dalam tahap penyembuhan penyakit saya, jadi doakan saja cepat sembuh, nanti saya kembali menulis lagi."
(ass/utw)











































