Seniman yang akrab disapa Romo Mudji itu bilang, karya tersebut terinspirasi dari kedekatan batin antara dirinya dan Candi Borobudur, juga pengalaman rasa stupa yang sama ketika berada di Gereja Katedral dan Mesjid Istiqlal.
Stupa dimaknai sebagai garba yang memiliki arti sama dengan 'cupala' Katedral, bahkan kubah mesjid. Maksudnya, sebuah tempat (rahim) hening samadhi berwujud arsitektural rumah doa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena yang membuat sketsa seorang romo, maka sungguh tidak lucu jika memakai idiom stupa adalah puting perempuan dari bangunan berbentuk payudara. Tapi, jangan dimaknai jorok. Maknanya lebih dalam dimana puting perempuan itu menempati peran penting dalam kehidupan," kata Arswendo.
(fip/utw)











































