Menurut Yora Febrine, ibunda Nikita Willy kaca ini sengaja dipesannya lantaran bentuknya yang unik. "Saya lihat kaca ini di sebuah toko di Blok S. Saya tanya belinya di mana. Soalnya ini unik banget," katanya.
Biasanya, kaca besar yang diletakkan di tangga menuju lantai dua, kata Yora, bergaya art noveau. Seperti kaca yang biasa ada di rumah-rumah Betawi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kaca macam kelas tingginya. Ini ada juga di Restoran Union di Plaza Senayan," ujarnya.
Menurut si pembuat kaca, kata Yora, pengerjaannya dengan dibakar dan dilakukan selama proses tiga bulan. Harganya pun tak tanggung-tanggung yakni sekitar di atas Rp 100 jutaan.
Yora mengatakan itu adalah harga yang setimpal bagi barang antik seperti itu. Makanya ia langsung kepincut dan segera membelinya.
***

Selain itu, di lantai dua juga terdapat tembok perjalanan keluarga Nikita Willy. Jumlahnya ada 190 frame foto sepanjang perjalanan mereka ke Eropa maupun negara-negara lainnya.
Di tengahnya terdapat foto besar keluarganya. Warnanya yang atraktif membuat frame lainnya juga tampak cantik. Di dalamnya juga ada foto ketika satu keluarga liburan ke Belanda dimana Diego Michels, kekasih dari Nikita juga ikut berpose.
(utw/utw)











































