"Aku maunya itu anak-anak nggak jadi korban. Kalau aku sih nggak pernah memperlihatkan ada masalah di depan mereka," ujar Maia dengan menangis saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Selasa (29/7/2008).
Lebih lanjut Maia mengaku, ia tak sakit hati jika dirinya dihina. Namun pentolan Duo Maia itu sakit hati luar biasa jika anak-anaknya tak mendapatkan pendidikan yang layak.
"Sampai sekarang anak-anak itu belum masuk sekolah. Pendidikan sangat diabaikan. Aku nanya ke sekolah, kenapa
anak-anak nggak sekolah, katanya Al, El, Dul pergi ke Solo," kata Maia yang seperti Dhani baru saja mendapatkan gelar dari Keraton Surakarta itu.
Maia yang mengaku sulit menangis, kini sepertinya mudah meneteskan air mata. Mengapa begitu?
"Aku nggak kuat kalau ngomong soal anak. Siapa sih yang nggak sedih kalau anaknya seperti itu. Pokoknya saya akan memperjuangkan semuanya," tandasnya.
Sidang gugatan cerai Maia pada Dhani kali ini mengagendakan pengajuan bukti-bukti dari Maia. Dua pekan mendatang, sidang akan dilanjutkan dengan agenda keterangan saksi ahli. Dari pihak Dhani adalah Kak Seto dan pihak Maia, mantan Ketua KPAI Giwo Rubiyanto.
(eny/eny)











































