Kala itu kata Olga, ia ingin melakoni bisnis bilyar. Keinginan itu bermula dari hobinya akan olahraga bola sodok tersebut. Orangtuanya tak setuju karena menganggap bilyar identik dengan imej negatif.
"Tapi waktu itu tetap aku jalanin karena waktu itu aku gandrung banget. Setelah aku jalanin mereka jadi setuju dan nggak menganggap lingkungannya jahat," ujar Olga yang ditemui di Mario's Place Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain bisnis bilyar, dara 31 tahun itu juga membuka usaha kursus vokal. Bisnisnya itu dipicu rasa minder akan bisnis karaoke yang berkembang pesat di lokasi usahanya.
"Disitu banyak karaoke. Aku kan nggak mungkin bersaing sama mereka, ya udah aku buka kursus vokal aja," terang Olga lagi.
Walau menjalankan beberapa bisnis, sejauh ini kata Olga, pemasukan terbesarnya masih didapat dari dunia showbiz. Namun adalah kenikmatan tersendiri baginya jika ia bisa membuka lapangan pekerjaan bagi mereka yang membutuhkan. Olga pun tak punya niat meninggalkan dunia yang membesarkan namanya itu.
Apakah bintang 'Republik Mimpi' itu punya rencana baru? "Saya jadi termotivasi untuk mengerjakan sesuatu yang baru. Mungkin cari pasangan kali ya," godanya seraya menyudahi wawancara.
(dit/dit)











































