"Ntar dulu deh, sekarang sih kerja aja dulu, kerja untuk rakyat, jangan mikirin kekuasaan, jangan mikirin perut sendiri," ujarnya saat berbincang dengan sejumlah wartawan di Jl. Tirtayasa, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Jumat (23/5/2008).
Jebolan Universitas Indonesia itu mengaku sering ditawari untuk menjadi calon pemimpin. Salah satunya adalah jadi calon Walikota Kota Kembang, Bandung.
Jika beberapa waktu lalu Rieke mengaku siap, kini saat pemerintah berencana menaikkan harga BBM, ia menolak untuk bicara soal pencalonannnya. Ia memilih fokus pada rencana pemerintah yang dianggapnya bisa menyengsarakan rakyat itu.
"Harusnya kita tuh mikirin, teman-teman kita yang lagi dipenjara karena ikut demo anti kenaikan BBM," tukas perempuan kelahiran Garut, 8 Januari 1974 itu. (rac/eny)











































