"Ini masa-masa krisis gue. Masuk ke usia kepala 3 dan hampir di tengah-tengah 40 gue bingung mau ngapain," ujar Kaka ditemui di markas besar Slank, Jl. Potlot III No. 14 Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (10/3/2008).
Di usianya kini Kaka merasa seperti berada di dalam kotak rock n' roll. Kehidupannya penuh warna dan ia belum siap keluar dari kotak tersebut. Namun walau begitu, Kaka merasa masih ada yang hilang dalam dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memperingati hari ultah Kaka ke-34 sekalian ulang tahun koran Slank ke-6, Potlot mengadakan pentas ria. Beberapa band baru berlaga ditutup penampilan Slank. Ratusan Slankers berkumpul meramaikan suasana. Lalu hadiah apa yang diterima dari personel Slank lainnya?
"Iya tuh emang sialan semua. Gue lagi merenung, lagi kalem-kalemnya, gila dibawain bir. Banyak banget lagi," tutur Kaka seraya tertawa.
(yla/yla)











































