Mayangsari Absen di 40 Hari Wafatnya Soeharto

Mayangsari Absen di 40 Hari Wafatnya Soeharto

- detikHot
Kamis, 06 Mar 2008 09:47 WIB
Mayangsari Absen di 40 Hari Wafatnya Soeharto
Jakarta - Mayangsari berani menyambangi Cendana ketika jenazah Soeharto disemayamkan 27 Januari 2008 lalu. Namun pada peringatan 40 hari wafatnya Soeharto, istri muda Bambang Trihatmodjo itu tak nampak batang hidungnya. Apa alasan Mayang absen tidak diketahui dengan pasti.

Malam itu, pengamanan di Jl Cendana ketat. Putra Bambang Tri, Panji Trihatmodjo bertugas sebagai koordinator keamanan internal. Panji sejak awal jelas menunjukkan sikap tidak suka pada Mayang. Penyerangan rumah Mayang 2006 lalu merupakan bukti nyata.

Ketidakhadiran Mayang juga dikuatkan oleh sejumlah tamu yang hadir di Jl Cendana. Maya Firanti Noor, mantan istri Ari Sigit, mengaku tidak melihat Mayangsari selama Tahlilan berlangsung. "Aduh saya enggak tahu yah, enggak ngeliat saya," ujar Maya ketika ditemui di Jl Rasamala, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2008) malam. Maya mengaku hanya melihat Bambang Tri bersama dengan keluarga Cendana lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Begitupula dengan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Meutya Hatta yang mengikuti acara Tahlilan hingga usai. Putri Bung Hatta itu hanya tersenyum saat ditanya tentang kehadiran Mayang. Meutya yang datang bersama sang suami, Sri Edi Swasono , mengaku hanya bertemu dengan putra putri Pak Harto. "Putra putri beliau saya lihat ada kok," tutur Meutya dengan senyum khasnya.

Jika di jalan Cendana tamu yang hadir mengikuti Tahlilan berjumlah ribuan orang, maka di kediaman Mayangsari di kawasan Simprug, Jakarta Selatan dan di Jl Tasikmalaya, Menteng tidak terlihat aktivitas yang mencolok. Bahkan di kediaman Mayangsari di daerah Simprug tidak nampak aktivitas pengajian untuk memperingati 40 hari wafatnya Pak Harto. (fjr/dit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads