Aktor Gading Marten turut memberikan kesaksian terkait kemunculan foto dirinya bersama Raffi Ahmad di depan sebuah toko di New York, Amerika Serikat. Foto itu menjadikan nama Raffi disebut dalam kasus penyelundupan barang impor.
Melalui sambungan video call dalam konferensi pers yang didampingi Hotman Paris, Gading Marten membeberkan kronologi di balik momen tersebut.
Mantan suami Gisella Anastasia itu menjelaskan keberadaan mereka di lokasi tersebut terjadi secara tidak sengaja setelah mengikuti ajang Chicago Marathon. Saat itu, rombongan mereka sedang mengunjungi beberapa tempat usaha milik warga negara Indonesia di New York sebagai bentuk dukungan terhadap sesama WNI di luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita di Amerika, waktu itu kita makan makanan Indonesia di Awang Kitchen di seberangnya... ya lalu udah kita ke sebelahnya nih. Begitu pindah ke sebelahnya Indo Java ada orang-orang dari sebelah memang minta foto," kata Gading Marten melalui sambungan video call, Kamis (11/6/2026).
Ayah satu anak itu menegaskan interaksi dengan orang-orang di depan toko tersebut hanyalah basa-basi biasa. Gading Marten bahkan mengaku sama sekali tidak menyadari nama perusahaan atau jenis usaha yang dijalankan oleh orang-orang yang mengajak mereka berfoto tersebut.
"Kita aja baru tahu namanya Blueray aja sekarang nih. Udah lupa namanya siapa waktu itu. Orangnya siapa nggak tahu, namanya Blueray aja baru tahu. Jadi begitu kita lihat lagi video pas kita di sana, 'Oh iya namanya Blueray'," terang Gading Marten.
Lebih lanjut, ia tak menampik adanya tawaran terkait pengiriman barang ke Indonesia saat pertemuan singkat itu berlangsung. Namun, ia menekankan tawaran tersebut tidak pernah ditindaklanjuti menjadi transaksi maupun pemesanan barang elektronik seperti yang selama ini dituduhkan.
"Nah orang sana kan ada basa-basi nawarin, 'Eh kalau kita masuk-masukin barang ke Indonesia, kalau misalnya mau masukin barang bisa ke kita', ya iya iya kan kita begitu, 'Iya iya', tapi kan kita tidak lanjuti kita pesan apa nggak kan nggak jadi," tegas Gading Marten.
Raffi Ahmad yang mendengarkan kesaksian tersebut langsung mempertegas tidak ada pertukaran identitas maupun nomor telepon pribadi dengan pihak toko Blueray.
"Lu juga nggak ada minta nomor telepon dan lu nggak kasih nomor telepon kita juga nggak ada kan?" tanya Raffi Ahmad yang langsung diamini oleh Gading Marten.
Kasus ini menjadi sorotan setelah nama Raffi Ahmad muncul dalam persidangan kasus dugaan penyelundupan barang elektronik di Lampung. Dengan kesaksian Gading Marten ini, pihak Raffi Ahmad berharap publik dapat memahami keterlibatan mereka hanya sebatas berfoto tanpa ada kaitan dengan operasional perusahaan tersebut.











































