"Sehari sebelum meninggal dia mengeluh sakit, sakit. Saya bilang ke dokter tolong dikasih morfin. Tapi Almarhum menolak saat itu," cerita Michelle, istri Almarhum saat ditemui di kediamannya di Jl Mabad II, Rengas, Bintaro, Tangerang, Minggu (2/3/2008) malam.
Menurut Michelle, suaminya ingin meninggal dalam keadaan sadar. Keinginan Gito terpenuhi. Rupanya bukan hanya itu, keinginan-keinginan lainnya pun terpenuhi. Seperti, Gito ingin meninggal di hari Jumat sesudah Adzan Maghrib. lanjut Michelle yang didampingi ketiga anaknya, Pujawangsa, Bayu dan Bintang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga di akhir hidupnya, pria kelahiran Biak, 1 November 1947 itu masih gigih berjuang. Dan Gito membuktikan keberhasilannya.
Mengiringi kepergian orang tercinta, keluarga mengadakan pengajian selama 7 hari sejak Rabu 27 Februari 2008 lalu. (dit/dit)











































