"Dulu sih sering banget, mau dibunuh. Sekarang sih nggak lah, makanya saya ingin selesaikan karena kan capek banget," curhat Machica saat berbincang dengan detikhot di Pengadilan Agama Tigaraksa, Serang, Banten, Selasa (26/2/2008).
Ditegaskan Machica, selama pria yang menikahinya secara siri pada 20 Desember 1993 itu hidup, ia akan terus menuntut. Perempuan yang kini sudah menikah lagi itu sangat ingin putranya Iqbal dianggap sebagai anak oleh Moerdiono.
Sekarang demi mendapatkan pengakuan untuk Iqbal, Machica mendaftarkan pernikahan sirinya tersebut ke pengadilan agama. Karena sudah menikah lagi, ia juga langsung mengajukan gugatan cerai.
"Semua tergantung beliau lama atau tidak prosesnya," jelas Machica yang ditemui usai sidang perdana gugatan cerainya.
Dalam sidang perdana tersebut, Moerdino absen. Pria yang sempat menjadi juru bicara keluarga almarhum mantan Presiden Soeharto itu hanya diwakili dua pengacaranya, Hardina dan Marisa dari kantor pengacara Amir Syamsudin.
Dua pengacara Moerdiono itu tak bicara banyak. "Saya belum pelajari berkas gugatannya," ujar Hardina.
(eny/eny)











































