Eks Sopir Jadi Tersangka CCTV, Inara Rusli Merasa Dikhianati

Eks Sopir Jadi Tersangka CCTV, Inara Rusli Merasa Dikhianati

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Senin, 19 Okt 2026 20:06 WIB
Inara Rusli saat ditemui di kawasan Jakarta.
Inara Rusli dan pengacara saat ditemui di kawasan Jakarta. Foto: Febri/detikhot
Jakarta -

Orang yang selama ini dipercaya, justru diduga terlibat dalam kasus yang membuat Inara Rusli merasa dikhianati. Mantan sopirnya, Agung Eko Maryanto alias Agung Maryanto, kini ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan akses ilegal dan penyebaran rekaman CCTV rumahnya.

Inara mengaku sakit hati karena tak pernah menaruh curiga kepada Agung, bahkan menilai pria itu peduli terhadap anak-anaknya. Meski lega kasusnya mulai menemukan titik terang, ia nyaris meneteskan air mata saat mengungkapkan perasaannya di Polda Metro Jaya, Senin (19/10/2026).

"Campur aduk sih perasaannya. Antara lega karena apa yang menjadi ketakutan saya selama ini, tentang fakta ini semua yang banyak orang mempertanyakan benar atau tidak. Padahal apa yang saya alami ini murni fakta dan saya punya banyak buktinya," kata Inara Rusli.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Meski begitu, Inara memilih tidak membeberkan seluruh bukti yang dimilikinya ke publik. Ia mengaku menghormati, proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan penanganan perkara tersebut kepada pihak berwenang.

Inara juga berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak. Ia meminta pihak-pihak yang merasa terlibat berani mengakui perbuatannya, meminta maaf, dan mencari jalan keluar bersama.

"Saya berharap, untuk pihak-pihak yang merasa terlibat di balik ini semua bisa beritikad baik untuk mengaku, meminta maaf, dan sama-sama kita cari jalan keluarnya. Karena kita semua harus memikirkan masa depan keluarga kita masing-masing," tuturnya.

Tak Pernah Curiga Mantan Sopir

Inara mengaku sama sekali tidak pernah mencurigai Agung saat masih bekerja dengannya. Ia merasa, tidak pernah memiliki konflik dengan pria yang kini terseret dalam kasus dugaan akses ilegal rekaman CCTV tersebut.

Bahkan, hingga saat ini, Inara mengaku masih menghormati mantan sopirnya itu meski hubungan kerja mereka sudah berakhir.

"Bahkan sampai hari ini saya masih memanggil beliau Bapak Agung. Walaupun sudah nggak bekerja dengan saya, saya menghormati beliau terlepas dari profesi pekerjaannya," ungkapnya.

Rasa percaya itu, menurut Inara, juga muncul karena Agung dinilai memiliki kepedulian terhadap anak-anaknya. Karena itu, kabar yang menyeret mantan sopirnya tersebut membuatnya merasa terluka.

"Saya juga walaupun di sini sebagai korban dari beliau, saya menyampaikan ke keluarga beliau untuk mengutamakan mencari solusi sama-sama. Biar bagaimanapun beliau sudah lama bekerja dengan saya dan walaupun saya merasa sakit hati karena sudah percaya sekali, tapi saya masih ada perasaan manusiawi," ujarnya.

Inara mengaku masih memikirkan keluarga Agung, termasuk anak-anaknya. Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik dan menghasilkan jalan keluar terbaik bagi semua pihak.

Kasus ini bermula dari laporan Wardatina Mawa, terhadap Inara Rusli terkait dugaan perselingkuhan atau perzinaan. Rekaman CCTV dari rumah Inara disebut menjadi salah satu bukti dalam perkara tersebut.

Inara kemudian melaporkan dugaan akses ilegal ke Bareskrim Polri pada November 2025 karena, merasa rekaman dari kediaman pribadinya diambil tanpa izin. Perkara tersebut kemudian naik ke tahap penyidikan pada 9 Januari 2026.



(fbr/wes)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads