Aktor Arya Vasco, buka suara mengenai sisi lain dari sang kekasih, Cinta Laura Kiehl. Selama ini, publik mengenal aktris blasteran Indonesia-Jerman itu, sebagai sosok perempuan tegas dan mandiri. Namun saat bersama sang kekasih, dirinya ternyata menunjukkan kepribadian yang berbeda.
Arya Vasco mengungkapkan, sifat manja yang diperlihatkan Cinta Laura muncul secara alami. Menurutnya, rasa aman dan nyaman di dalam hubungan membuat sang aktris tidak ragu kembali mengekspresikan sisi masa kecilnya.
"Mungkin karena Cinta merasa nyaman di sekitar aku, dia bisa jadi clingy, dia bisa kembali jadi seorang anak, ya dia merasa very childish lagi," kata Arya Vasco saat ditemui di kawasan Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026).
Cinta Laura diketahui, telah meniti karier di panggung hiburan Tanah Air sejak usia sangat belia, sehingga kehilangan kesempatan untuk menikmati fase remaja seperti orang pada umumnya.
"Kebetulan dia juga dulu kan mulai kariernya dari umur muda banget, jadi gak pernah ngelewatin fase di mana dia benar-benar enjoy masa-masa ABG-nya. Nah sekarang dia mungkin merasa nyaman, aman, jadi bisa tanda kutip jadi baby-like lagi gitu," terangnya.
Meski sang kekasih kerap bersikap manja, pria berdarah Belanda-Jawa ini menegaskan perilaku tersebut tidak berlebihan. Arya Vasco memuji kedewasaan Cinta Laura yang tetap lihai mengontrol emosi tanpa pernah bersikap menyusahkan.
"Dia gak tantrum, dia jago banget manage emosinya dia, tapi clingy lumayan clingy, tapi bukan clingy yang sampai annoying pasti," ujar Arya Vasco.
Hubungan asmara keduanya juga berjalan sehat karena dilandasi rasa saling percaya. Arya Vasco menuturkan, baik dirinya maupun Cinta Laura, selalu menghormati batasan serta kesibukan karier masing-masing tanpa ada aturan yang mengekang.
"Dia masih respect space aku, dia masih respect waktu-waktu aku juga, dia bukan tipe pacar yang larang-larang gitu. Dan aku juga gak pernah larang dia ngelakuin apa pun juga gitu," pungkasnya.
Simak Video "Video: Cinta Laura Pakai Outfit Terinspirasi Badak di Fashion Show Iwan Tirta"
(ahs/wes)