Perseteruan Billy Syahputra dan pengelola fasilitas di kawasan pantai di Bali kini memasuki babak baru. Suami Vika Kolesnaya itu, memilih mengabaikan perdebatan seputar uang toilet Rp 10 ribu dan sepenuhnya menggeser fokus ke ranah pidana perlindungan privasi anak.
Kuasa hukum Billy Syahputra, Fahmi Bachmid, menegaskan sejak awal enggan memperpanjang dalam persoalan operasional toilet di lokasi wisata tersebut. Namun, situasi berubah ketika rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan wajah anak Billy tanpa disensor beredar luas di media sosial.
"Di saat dia bercerita kepada saya, saya tidak terlalu mau masuk, bertanya terlalu jauh dari persoalan kejadian yang sebenarnya. Karena bagi saya itu adalah persoalan manajemen. Tapi ada hal yang paling membuat saya berdiskusi panjang dengan Billy, pada saat saya diberikan video," kata Fahmi Bachmid saat ditemui di kawasan Condet, Jakarta Timur, kemarin.
Fahmi Bachmid menilai, keributan di toilet antara Billy Syahputra dan penjaga fasilitas murni persoalan teknis dan miskomunikasi di lapangan. Menurutnya, situasi memanas tersebut dipicu, kepanikan seorang ayah yang ingin segera membilas tubuh anaknya yang berpasir dan kedinginan usai bermain di pantai.
"Jadi bukan persoalan ada di toilet, tapi efek dari akibat itulah yang saya kaji. Saya tidak masuk persoalan ribut di toilet, itu bagi saya persoalan kesalahpahaman atau mungkin tergesa-gesanya Billy karena anaknya habis bermain di pantai, ada pasir. Itu saya pikir itu persoalan yang bisa terselesaikan," tutur Fahmi Bachmid.
Sebelumnya, potongan rekaman CCTV sempat diunggah pihak pengelola ke media sosial untuk membantah adanya kontak fisik atau dorongan terhadap Billy Syahputra saat menggendong sang anak. Namun, langkah klarifikasi sepihak tersebut justru dipandang pihak adik mendiang Olga Syahputra itu sebagai pelanggaran hukum karena mengekspos wajah anak di bawah umur tanpa blur.
"Saya mendapatkan data, foto, video dari Billy, anaknya dia gendong dan itu di-publish di media sosial. Persoalannya di sana," tegas Fahmi Bachmid.
Fahmi Bachmid kembali menekankan, perdebatan mengenai siapa yang benar atau salah di area bilas pantai sudah tidak lagi menjadi prioritas tim hukumnya. Tindakan menyebarluaskan wajah anak yang tidak tahu-menahu persoalan orang dewasa dinilai telah memenuhi unsur tindak pidana.
"Ada seorang anak kecil yang tidak tahu-menahu dengan persoalan, yang masih kecil, masih lucu tiba-tiba di-publish dia punya foto dan ini menjadi masalah baru," pungkasnya.
Saat ini, Billy Syahputra, telah resmi menandatangani surat kuasa kepada tim hukum untuk menindaklanjuti penyebaran rekaman CCTV tersebut menggunakan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).
Lihat Video 'CCTV Billy Syahputra Cekcok dengan Penjaga Toilet di Kuta Bali':
(ahs/wes)