Aktris Kirana Larasati mengambil tindakan tegas setelah namanya ikut terseret dalam pusaran dugaan penipuan investasi emas yang dilaporkan ke Bareskrim Polri. Artis berusia 39 tahun itu menyatakan, telah menghentikan seluruh aktivitas promosi dan memutus kontrak kerja sama secara resmi lewat kuasa hukumnya.
Langkah tersebut, diambil setelah mendengar merebaknya aduan dan keluhan para pembeli yang tak kunjung mendapatkan kejelasan terkait pesanan barang maupun pencairan dana mereka.
"Setelah mengetahui adanya berbagai persoalan dan keluhan yang berkembang, saya telah menghentikan aktivitas promosi saya terkait Nellava dan per tanggal 18 September 2026 di hari Jumat kemarin, kuasa hukum saya telah melayangkan surat pemutusan kerja sama dengan perusahaan tersebut," kata Kirana Larasati dilihat detikcom dari Instagram pribadinya, Minggu (11/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aktris yang juga merupakan instruktur diving itu, menerangkan selama ini hanya menjalin relasi kerja profesional dalam durasi yang relatif singkat. Ia mengaku memiliki andil dalam pengelolaan operasional bisnis maupun perputaran uang modal konsumen.
"Saya ingin menjelaskan keterlibatan saya dengan Nellava adalah dalam kapasitas profesional sebagai brand ambassador, dan kerja sama tersebut juga baru berjalan dalam waktu yang relatif singkat yakni dua bulan. Dalam kapasitas tersebut, saya tidak terlibat dalam pengelolaan perusahaan, pengelolaan dana customer, jual beli, transaksi, pengiriman barang, refund, dan lain-lain," ujar Kirana Larasati.
Pemutusan ikatan kerja sama ini, terjadi beriringan dengan langkah hukum para korban di Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Dalam laporan tersebut, sebanyak 85 korban mengaku tergiur membeli emas dengan skema pre-order dan buyback berbonus besar hingga mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 25 miliar.
Menyikapi bergulirnya penyelidikan di kepolisian, Kirana memastikan siap bersikap kooperatif apabila penyidik membutuhkan data atau kesaksiannya.
"Saya ingin menegaskan bahwa saya siap untuk bersikap kooperatif dan memberikan informasi yang saya miliki apabila dibutuhkan oleh pihak yang berwenang," ucapnya.
Di akhir penjelasannya, ia menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada para konsumen yang terdampak serta berharap persoalan ini dapat diselesaikan seadil-adilnya.
"Saya berharap semoga persoalan ini bisa segera menjadi terang dan semua pihak yang terdampak bisa mendapatkan penyelesaian yang seadil-adilnya," harapnya.










































