Penyanyi Betrand Peto Putra Onsu secara tegas membantah seluruh tuduhan dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) yang dilaporkan ANW ke Polda Metro Jaya.
Kuasa hukum Betrand Peto, Timothy Ezra, mengungkapkan kliennya telah menjawab 55 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik. Materi tanya jawab tersebut digunakan untuk membedah kronologi peristiwa secara utuh sekaligus menepis sangkaan tindak asusila yang dilaporkan oleh seorang wanita berinisial ANW.
"Intinya bagaimana Onyo sampai di situ, kenapa ke TKP, terus dan apa aja yang dilakukan dari sebelum, saat, dan sesudah sampai jam 05.00 subuh. Itulah pertanyaan-pertanyaannya. Siapa-siapa orangnya, saksi faktanya siapa aja, saksi yang meringankan siapa aja, perbuatan apa yang dilakukan dan tidak dilakukan. Jadi semuanya kita bantah. Lalu ada juga yang kita oke-kan, ada yang gak," kata Timothy Ezra di Polda Metro Jaya, Kamis (8/10/2026) malam.
Timothy Ezra menjelaskan keberadaan kliennya di tempat hiburan malam kala itu adalah agenda berkumpul antar teman tanpa ada niat maupun perbuatan kekerasan seksual. Keterangan saksi-saksi lain yang telah diperiksa oleh kepolisian juga ditegaskan tidak ada yang memberatkan posisi Betrand Peto terkait dugaan tindak pidana tersebut.
"Contohnya siapa yang mengajak, perjanjian, bagaimana awal persetujuannya bersama-sama kah atau sendiri-sendiri. Jadi benar katanya ini semuanya awalnya happy, begitu dan tidak ada yang saling memberatkan. Dari teman-temannya, dari Yusuf juga, dan lain sebagainya, gak ada yang memberatkan seperti itu. Jadi dari Onyo sendiri juga menyampaikan apa adanya, gitu," terang Timothy Ezra.
Pihak kuasa hukum juga meluruskan berbagai persepsi yang berkembang liar mengenai situasi di dalam tempat hiburan malam tersebut.
"Jadi kan memang beda kadar-kadar orang. Definisi kan, minum itu, mabuk itu definisinya beda-beda begitu semua. Jadi itu yang kita lurusin," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Betrand Peto menyatakan sikap kooperatifnya dalam mengikuti seluruh rangkaian proses hukum yang bergulir. Gak banyak bicara, Betrand hanya memohon doa.
"Doain aja semoga semuanya berjalan dengan lancar, dan juga hasilnya baik-baik aja semuanya," ucap Betrand Peto.
Hingga kini penanganan perkara dugaan kekerasan seksual tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan oleh penyidik Polda Metro Jaya. Kepolisian masih melakukan telaah mendalam terhadap keterangan para saksi, data rekam medis, asesmen psikologi, hingga hasil visum sebelum menentukan kepastian kelanjutan status hukum perkara ini.
Simak Video "Video Polisi Periksa Saksi Dugaan Pelecehan oleh Betrand Peto"
(ahs/pus)