Insiden pahit itu terjadi sekitar 16 tahun yang lalu. Dalam sebuah buku yang terbit di Afrika Selatan, tertulis keterangan beberapa saksi, termasuk Charlize akan apa yang terjadi pada malam tragis itu. Kejadian bermula saat Charlize mendengar ayahnya pulang dalam keadaan mabuk bersama pamannya.
"Saya mendengar ketukan di pintu dapur. Saya bilang pada ibu bahwa itu adalah ayah. Ayah saya bilang bahwa dia akan menembak mati kami berdua (Charlize dan ibunya) dengan pistolnya," ungkap Charlize pada polisi saat itu, seperti yang dikutip detikhot dari TeenHolywood, Rabu (19/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya melihat saudara laki-laki ayah sedang berdiri, dan ibu saya duduk di pojok kamar mandi, Ibu saya berkata 'Aku menembak mereka'. Selanjutnya saya melihat tubuh ayah saya," ungkap seleb pirang itu lagi.
Saudara perempuan ayah Charlize juga memberi keterangan pada penulis buku, Chris Karten. Saat iu saudara laki-lakinya yang juga tengah mabuk bersama ayah Charlize, Danie hanya terluka di tangan, sedangkan Charlie tengah terbaring sekarat. Dan Charlize ditemukan berada di bawah selimutnya.
Ibunda bintang 'Aeon Flux' itu melakukan penembakan pada insiden itu. Namun hingga saat ini ia tidak pernah mendapatkan tuntutan hukum apapun. (dit/dit)











































