Pesinetron Krisjiana Baharudin, suami Siti Badriah, memutuskan melakukan vasektomi. Krisjiana mengaku gak butuh waktu lama buat mengambil keputusan itu.
Dilansir dari detikhealth, Pakar seksologi dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS, beberapa waktu lalu menjelaskan bahwa prosedur vasektomi merupakan metode pengendalian kelahiran yang dirancang untuk pria dengan cara memutus suplai sperma. Hal ini dilakukan dengan melakukan pemotongan dan pemblokiran pada saluran yang membawa sperma (vas deferens).
Bintang sinetron berusia 32 tahun itu menceritakan awal mula berpikir untuk melakukan vasektomi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya awalnya itu empat hari yang lalu Siti telat dua minggu. Udah deg-degan banget tuh dia, takut, 'Aduh hamil lagi nih', mana badannya baru kurus kan. Terus dia kayak, 'Aduh hamil lagi nih aku, aduh gimana nih?'. Dia sudah syok, udah bingung tuh kayak harus kayak gimana. Kita ke sinilah buat ngecek (kehamilan)," cerita Krisjiana Baharudin ditemui di Mandaya Royal Hospital Puri, Tangerang, kemarin.
Hasil dari pemeriksaan, Siti Badriah dinyatakan tidak hamil. Meskipun, Krisjiana berharap apabila Siti Badriah hamil lagi kelak dirinya dikaruniai anak laki-laki.
Namun, Siti Badriah justru memperlihatkan reaksi senang ketika dokter menyatakan gak hamil. Dokter kemudian menyuruh pasangan yang menikah pada 25 Juli 2019 itu untuk KB dan mendapat penjelasan tentang berbagai macam KB untuk perempuan.
"Terus, dokter Maruto bilang lagi, yang sebenarnya paling aman ini yang paling jarang orang ambil sih, namanya itu vasektomi. Terus dijelasin vasektomi itu apa, kayak gimana. Kan aku mikirnya vasektomi itu adalah dikebiri kayak binatang gitu," sambungnya.
Akhirnya, pasangan itu mendapatkan penjelasan soal vasektomi. Krisjiana menilai KB tersebut lebih aman. Dia juga mendapat penjelasan bila suatu saat nanti mau mempunyai anak lagi, tetap bisa.
"Jadi itu tuh semi-permanen. Kita kalau misalnya mau punya anak lagi, itu bisa disatuin lagi. Bisa disatuin lagi atau dengan opsi kedua dengan cara bayi tabung. Jadi tanpa harus disatukan lagi, dia bisa disedot lewat zakar, lalu dibuat di luar seperti bayi tabung dan kita bisa milih juga tuh mau cewek ataupun mau cowok," kata pria yang juga merupakan adik dari dokter Reza Gladys itu.
Krisjiana gak mau Siti Badriah terbebani dengan perubahan hormon karena KB. Dia gak mau melihat istrinya stres karena kembali mengalami perubahan hormon yang bisa berpengaruh dengan tubuhnya.
"Aku mikir kalau misalnya Siti harus aku bebankan lagi, tugas aku sebagai suami ngapain gitu. Jadi apa salahnya untuk saat ini aku yang ambil beban itu. Karena kan untuk pernikahan sebenarnya kita antara dua belah pihak yang harus saling mendukung, yang harus saling mengerti satu sama lain. Kalau misalnya semua dibebankan ke Siti, kayaknya gak fair. Aku mikirnya gitu, jadi untuk saat ini biar aku yang ambil beban ini," tegas Krisjiana.
"Aku pikirkan rahim istri tuh kayaknya bukan blind box ya, bukan sesuatu yang bisa kita terka-terka. Kalau misalnya suami egonya itu wajar kayaknya laki-laki pengin punya pasti anak laki-laki juga untuk penerusnya. Cuma kalau misalnya kita coba-coba, kita gak tahu juga kan anak aku yang ketiga apakah nanti perempuan lagi atau laki-laki lagi kan, kita masih belum tahu," tukasnya.










































