Selebgram Balqis Ferraris punya pengalaman berbeda saat berkunjung ke Pulau Payung. Di tengah keindahan laut dan berbagai aktivitas olahraga air, Balqis tak ingin sekadar menjadi wisatawan.
Ia memilih turun langsung melihat kehidupan masyarakat setempat. Mulai dari mengunjungi pelaku UMKM, melihat hasil tangkapan nelayan, hingga mempelajari pentingnya menjaga kebersihan laut.
Bagi Balqis, pengalaman tersebut memberikan perspektif baru. Ia bisa melihat secara langsung bagaimana masyarakat di pulau kecil menjalani kehidupan sekaligus mengembangkan potensi yang mereka miliki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingin melihat langsung bagaimana kehidupan masyarakat di pulau kecil, bukan hanya dari cerita atau media sosial. Saya ingin belajar dan merasakan sendiri bagaimana masyarakat Pulau Payung menjalankan kehidupan sehari-hari, bekerja, menjaga lingkungan, sekaligus mengembangkan potensi yang ada," ujar Balqis kepada detikcom, hari ini.
Salah satu hal yang menarik perhatiannya adalah UMKM keripik sukun. Balqis melihat langsung proses pengolahan buah sukun hingga menjadi produk yang siap dipasarkan.
Di balik camilan tersebut, Balqis menemukan cerita tentang kerja keras masyarakat. Keripik sukun bukan hanya sekadar makanan ringan, tetapi juga menjadi salah satu sumber penghasilan warga.
Pengalaman itu membuat Balqis semakin memahami pentingnya mendukung produk UMKM lokal. Menurutnya, membeli produk yang dihasilkan masyarakat setempat menjadi langkah sederhana untuk membantu menggerakkan perekonomian di pulau-pulau kecil.
Perjalanan Balqis berlanjut melihat hasil tangkapan nelayan. Dari sana, ia belajar profesi tersebut membutuhkan keberanian dan ketekunan karena sangat bergantung pada kondisi alam.
Balqis juga sempat menjajal sejumlah olahraga air seperti jetski dan stand up paddle. Dari dua aktivitas tersebut, stand up paddle menjadi salah satu yang paling disukainya.
Selain menyenangkan, olahraga tersebut membuat Balqis merasa semakin dekat dengan alam. Aktivitas itu juga melatih keseimbangan sekaligus fokus.
Namun, kunjungan ke Pulau Payung rupanya memunculkan rencana baru bagi Balqis. Ia ingin mempelajari diving secara lebih serius hingga mendapatkan sertifikat dari Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI).
Nantinya, Balqis akan menjalani latihan bersama instruktur POSSI, Letkol Marinir Edy Effendi dari TNI Angkatan Laut. Ia ingin mempelajari teknik diving, keselamatan, kedisiplinan, hingga cara menjaga ketenangan saat berada di bawah air.
Menariknya, kemampuan diving itu nantinya tak hanya akan digunakan untuk kepentingan rekreasi. Balqis memiliki misi untuk ikut menjadi volunteer dalam kegiatan membersihkan sampah di dasar laut.
"Saya ingin setelah belajar diving, kemampuan tersebut tidak hanya digunakan untuk rekreasi, tetapi juga bisa memberikan manfaat, salah satunya dengan ikut dalam kegiatan membersihkan sampah di bawah laut," katanya.










































