Pertunjukan hiburan menjadi pembuka Opening Ceremony FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (29/9/2026). Selain rangkaian penampilan musik dan seremoni pembukaan, pertunjukan kembang api menerangi langit SUGBK.
Nolimits Fireworks di balik kemegahan pertunjukan kembang api sebelum pertandingan perdana Indonesia menghadapi Singapura. Mereka menghadirkan teknologi pengendalian kembang api yang memadukan FireOne dan Time Code untuk menghasilkan show sequence yang presisi dan terintegrasi dengan musik serta elemen visual lainnya.
FireOne & Time Code: Real Musical Fireworks Show Fireworks modern bukan sekadar ledakan warna di langit. Setiap efek dirancang berdasarkan timing, sequence, posisi, dan cue yang harus dieksekusi dengan pas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam acara pembukaan FIFA ASEAN Cup 2026, Nolimits Fireworks menggunakan FireOne sebagai sistem firing dan show control, yang memungkinkan setiap cue fireworks diprogram dan dieksekusi sesuai urutan pertunjukan.
Dalam keterangan yang diterima, Sabtu (26/9/2026), di balik teknologi dan spektakel tersebut terdapat tiga anak muda Indonesia, yakni Kanta, Bobi, dan Rendi sebagai tim teknis di balik Fireworks Show FIFA ASEAN Cup 2026.
Mereka terlibat dalam proses persiapan dan eksekusi teknologi firing system, show programming, cue sequence, dan sinkronisasi Time Code yang menjadi bagian dari pertunjukan.
Kehadiran Kanta, Bobi, dan Rendi menunjukkan perkembangan teknologi fireworks di Indonesia gak cuma bergantung pada perangkat dan sistem modern, tapi juga ada generasi muda yang punya kemampuan teknis, kreativitas, dan keberanian untuk mengoperasikan teknologi tersebut dalam event berskala internasional seperti ini.
"Fireworks sekarang bukan hanya tentang menyalakan kembang api, tetapi bagaimana setiap efek menjadi bagian dari sebuah pertunjukan yang terencana, presisi dan terintegrasi. Teknologi seperti FireOne dan Time Code memberikan peluang untuk menciptakan choreography yang semakin detail dan terukur," ujar Donny Rochyadi, CEO Nolimuts Fireworks.
Nolimits Fireworks menjadi pelopor industri fireworks dan special effects di Indonesia dan sudah berpengalaman lebih dari 35 tahun dalam menangani berbagai acara berskala nasional maupun internasional.
Perjalanan sukses mereka tercatat lewat keterlibatan dalam gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) sejak 2004 di PON XVI Palembang, Sumatera Selatan, hingga gelaran PON XXI 2024 di Aceh & Sumatera Utara. Keahlian mereka juga teruji pada event olahraga internasional seperti ASEAN Beach Games 2008, SEA Games 2011 di Palembang, Islamic Solidarity Games 2013, 1 Abad NU, G020 Bali 2022. Formula E 2023, Hut Bhayangkara 2023, KTT Asean Summit 2023, G20 Bali 2Jember Fashion Carnaval 2024 & 2025, dan Sleman Culture Fest 2025.
Ada juga artis-artis mancanegara yang mempercayakan Nolimits menangani efek panggung konser ternama, seperti One Direction, Katy Perry, Justin Bieber, Jennifer Lopez, Michael Bublé, Shah Rukh Khan, EXO, Hammersonic, dan Ed Sheeran.
Opening Ceremony FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi salah satu momentum ketika teknologi fireworks tersebut hadir di hadapan ribuan penonton yang memadati SUGBK.
Setelah penampilan Agnez Mo dan rangkaian seremoni pembukaan, pesta kembang api menerangi stadion dan langit kawasan Gelora Bung Karno. Itu menunjukkan bagaimana teknologi, presisi dan kreativitas dapat digabung untuk menghasilkan fireworks yang bukan sekadar efek visual, tetapi menjadi bagian integral dari pengalaman sebuah event olahraga kelas internasional.
Yang menjadi salah satu terobosan dalam pertunjukan ini adalah penggunaan Time Code secara real dalam fireworks show untuk pertama kalinya di Indonesia, khususnya untuk melakukan sinkronisasi fireworks secara langsung dengan musik.
Time Code digunakan sebagai referensi waktu yang menghubungkan timeline musik dengan cue fireworks. Oleh karena itu, efek fireworks dapat ditempatkan pada titik waktu tertentu dan dieksekusi mengikuti struktur, ritme, transisi hingga climax musik.
Kombinasi FireOne, Time Code dan show programming memungkinkan kembang api dikoreografikan bersama musik, lighting dan elemen pertunjukan lainnya.
Penerapan real-time synchronized Time Code ini membawa konsep Musical Fireworks naik level. Kembang api gak sekadar mengikuti sequence yang berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian langsung dari perjalanan musik—setiap cue hadir mengikuti momentum audio yang telah dirancang.










































