Namun Riyanti Carthwright ingin merubah pemikiran yang keliru seperti itu. Ia mengaku bahwa dirinya tidak takut berdekatan dengan pengidap AIDS. "Alhamdulillah saya nggak takut berdekatan dan berinteraksi dengan mereka (pengidap HIV/AIDS-red). Karena saya tahu saya tidak akan tertular hanya dengan berdekatan atau berinteraksi dengan mereka," jelas Riyanti saat ditemui di GOR Kridosono, Kota Yogyakarta, Yogyakarta, Minggu (9/12/2207).
Bagi Riyanti para pengidap HIV/AIDS tidak perlu ditakuti, namun harus diberikan kasih sayang dan perlakuan yang layak. Karena selama ini menurut perempuan berkulit putih itu, pengidap HIV/AIDS selalu diperlakukan tidak semestinya, baik oleh lingkungannya maupun oleh pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(fjr/fjr)











































