Lika-liku Awal Karier Indra Bruggman di Dunia Entertainment

Lika-liku Awal Karier Indra Bruggman di Dunia Entertainment

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Sabtu, 22 Agu 2026 17:08 WIB
Indra Bruggman di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan.
Indra Bruggman dan cerita awal karier yang penuh kenangan. Foto: Febryantino/detikcom
Jakarta -

Perjalanan karier Indra Bruggman di dunia hiburan menyimpan banyak cerita menarik. Jauh sebelum dikenal sebagai aktor sinetron populer, Indra lebih dulu mencicipi dunia modeling saat masih remaja.

Indra mengungkap pengalaman pertamanya menjalani pemotretan. Saat itu, ia masih berusia sekitar 14 tahun dan belum terpikir untuk terjun ke dunia entertainment.

"Wah... ini foto, waktu kalau gak salah umurnya 14 tahun, belum masuk ke dalam dunia entertain. Ini diajak foto pertama kali sama ada desainer. Kita satu kampung, tetangga. Beliau jadi desainer di Jakarta, terus ya udah ngajak foto saya," kata Indra Bruggman saat ditemui di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pemotretan tersebut, Indra mengaku masih sangat polos. Ia bahkan belum tahu bagaimana harus bergaya di depan kamera.

ADVERTISEMENT

"Ini baru pertama kali dan saya ngambil... masih gak bisa senyum. Jadi fotonya cemberut aja kayak gini," tuturnya.

Pemotretan pertama Indra tersebut belum menghasilkan bayaran berupa uang. Sebagai kompensasi, ia justru mendapatkan pakaian muslim dari sang desainer.

"Dibayar pakai baju kalau gak salah ya. Heeh, baju busana muslimnya," ujar Indra.

Baju tersebut ternyata menjadi salah satu pakaian favorit Indra saat masih remaja. Bahkan, ia mengaku terus mengenakannya selama beberapa tahun.

"Dan itu baju jadi andalan gue selama mungkin empat kali Lebaran karena baju muslim kan. Dan, gue suka banget sama bajunya dan gak pernah beli baju lagi selama empat tahun," ungkapnya.

Dari pengalaman sederhana tersebut, jalan Indra menuju dunia modeling mulai terbuka. Pada era 1990-an, ia kemudian mengikuti ajang perlombaan model yang cukup populer di kalangan remaja.

"Ini... oh ini waktu ikutan perlombaan model Cover Boy, kalau dulu mah ada majalah Aneka. Tahun '95, SMP kelas 1," kata Indra.

"Ini difotonya sama fotografer dari Jakarta namanya Mas Edi Bogel. Dia lumayan legend tapi udah almarhum. Ya ini hasil fotonya kalau nggak salah," ungkapnya.

Seiring kariernya mulai berkembang, Indra semakin sering mendapat sorotan media. Namun, menghadapi kamera jurnalis ternyata bukan hal mudah baginya saat pertama kali terjun ke dunia hiburan.

Indra mengaku sempat merasa sangat gugup ketika pertama kali diwawancarai oleh program infotainment. Sebagai remaja yang berasal dari Tasikmalaya, ia juga harus beradaptasi ketika berbicara menggunakan bahasa Indonesia di depan kamera.

"Kalau dulu ketawa, kalau sekarang udah gak malu lagi. Kalau dulu rasanya gue mau pengin pingsan," kenangnya.

"Pertama kali gue dari Tasik, ini masih pakai seragam... gue syuting beberapa kali, dan ini pertama kali gue diwawancara dan gue nggak tahu harus ngapain, harus ngomong apa," lanjutnya.

Indra bahkan menyebut logat bicaranya kala itu masih sangat kental dengan bahasa Sunda. Kondisi tersebut membuatnya semakin gugup saat harus tampil di hadapan kamera.

"Gitu, dan logat gue tuh yang sok alim karena memang gimana ya, gue biasa ngomong bahasa Sunda tiba-tiba harus ngomong pakai bahasa Indonesia. Gitu, jadi grogi banget," bebernya.

Kini, berbagai foto dan rekaman masa awal karier tersebut menjadi kenangan tersendiri bagi Indra. Ia melihat perjalanan panjang tersebut sebagai bagian penting yang membentuk dirinya hingga bisa bertahan di industri hiburan selama bertahun-tahun.



(fbr/pus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads