Elryan Carlen Tuduh Eza Gionino Lakukan Pemukulan, Visum-Knuckle Jadi Bukti

Elryan Carlen Tuduh Eza Gionino Lakukan Pemukulan, Visum-Knuckle Jadi Bukti

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Rabu, 19 Agu 2026 15:11 WIB
Elryan Carlen laporkan Eza Gionino terkait dugaan penganiayaan.
Elryan Carlen polisikan Eza Gionino atas dugaan penganiayaan. Foto: Febryantino/detikcom
Jakarta -

Pesinetron Elryan Carlen menceritakan dugaan penganiayaan yang dilakukan aktor Eza Gionino. Elryan menyebut peristiwa tersebut terjadi di area tempat tinggalnya pada 12 Agustus 2026 di Cibubur.

Elryan mengatakan Eza datang menemuinya sambil membawa knuckle. Benda tersebut sempat digunakan untuk mengintimidasi Elryan hingga akhirnya dilepaskan.

"Sempat dipegang, itu bentuk ancamannya. Awalnya sempat pegang-pegang knuckle, hingga akhirnya saya bilang, 'Lepasin dulu knuckle-nya baru ngobrol', akhirnya dilepasin sama dia," ungkap Elryan setelah menjalani BAP di Polres Depok, Rabu (19/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski knuckle dilepaskan, bintang sinetron High Scholl Love Story itu mengatakan Eza tetap melakukan pemukulan. Serangan tersebut mengenai bagian rahang sebelah kiri.

ADVERTISEMENT

Elryan mengaku saat kejadian dirinya tidak melawan. Ia justru berusaha memeluk Eza agar pemukulan tidak berlanjut.

"Rahang bagian sini, di sini kiri. Sudah. Mungkin itu yang paling keras ya. Jadi yang saya visum juga bagian sini, terus mungkin yang lain (dada) itu karena ada bentuk dari saya memeluk dia biar dia gak mukul saya lagi. Ya mungkin ada bagian yang merah atau kena tangan," rincinya.

Elryan kemudian menjalani visum untuk mendapatkan bukti terhadap luka yang dialaminya. Hasil visum menjadi salah satu barang bukti dalam laporan kepada polisi.

Keributan itu juga sempat diketahui orang lain yang berada di sekitar lokasi. Elryan menyebut seorang asisten rumah tangga (ART) keluar setelah mendengar keributan dan melihat dirinya bersama Eza.

"Saksi baru satu ya, yang pas di TKP. Dia gak tahu persis kayaknya karena habis kejadian itu, habis dia mukul saya, saya coba peluk, barulah teriak orang yang ada di dalam rumah itu. Mungkin ART ya, dia teriak, 'Ada apa ya Pak?', begitu," jelas Elryan.

Elryan mengatakan sejumlah barang bukti terkait dugaan penganiayaan tersebut telah diserahkan kepada pihak kepolisian. Ia menyebut visum dan knuckle menjadi barang bukti yang telah dilaporkan.

"Visum, pastilah visum. Ada knuckle juga," tegas Elryan.



(fbr/pus)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads