"Supaya nggak pengen, saya nggak pernah nyetel musik, bawaannya mau make terus, apalagi kalau musiknya house music," jelas Doyok ketika ditemui di kawasan TMII, Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (4/12/2007). Tak hanya menghindari musik yang ajep-ajep, Doyok juga memilih lebih banyak beribadah.
Pelawak yang sering berduet dengan Kadir itu menambahkan kalau ia baru menyadarai efek buruk narkoba setelah ia mencobanya. "Banyak lah nggak enaknya, kalau nggak mati karena OD, yah rumah tangga hancur, rezeki seret atau dipenjara," ujarnya serius.
Doyok pun tak ingin mengingat masa lalunya yang kelam itu. Ia juga mengingatkan semua kalangan untuk tidak menggunakan narkoba. Bagi para pecandu ia menghimbau untuk meninggalkan barang setan itu. Karena bagi Doyok pengalaman di dalam penjara masih lebih baik ketimbang masuk liang lahat akibat over dosis.
(fjr/fjr)











































