"Secara usia dia (Ahmad Albar-red) memang lebih senior dari saya, tapi secara kasusΒ narkoba, saya yang lebih senior. Saya sudah pernah masuk sel lebih dulu ketimbang dia," ujar Doyok saat ditemui di kawasan TMII, Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (4/12/2007). Pelawak kelahiran Sidoarjo 17 Agustus 1954 silam itu pun mengklaim dirinya adalah pelawak pertama di Indonesia yang menggunakan sabu-sabu. Doyok mengaku mulai menggunakan sabu-sabu sejak akhir tahun 1990-an. Alasan pelawak yang pernah lama berkecimpung di Srimulat itu untuk menggunakan sabu-sabu karena dirinya ungin tampil lebih percaya diri. "Kalo make sabu-sabu kita bisa lebih percaya diri, semacam doping lah kalo di olahraga," jelasnya. Namun akibat vonis penjara yang dijalaninya tahun 2000 lalu, Doyok mengaku kapok dan meninggalkan barang haram itu. Tak hanya jeruji besi penjara yang membuatnya kapok, opini masyarakatΒ turut membuatnya jera.
"Saya kasihan sama keluarga saya, mereka harus menanggung umpatan dari masyarakat. Waktu itu juga anak saya nggak mau sekolah, malu dia, dibilang sama temen-temennya bapaknya narkoba, bapaknya narkoba," tandasnya.Β (fjr/dit)











































