×
Ad

Sandy PAS Band Cerita Kenangan Manis Bersama Trisno

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Sabtu, 01 Agu 2026 21:22 WIB
Sandy PAS Band Cerita Kenangan Manis Bersama Trisno. (Foto: Instagram @sandypasband_)
Jakarta -

Kepergian Bambang Sutrisno atau yang akrab dikenal sebagai Trisnoize meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan-rekannya di PAS Band. Bassis yang menjadi bagian penting perjalanan band rock alternatif tersebut meninggal dunia pada Sabtu (1/8/2026) pukul 14.30 WIB setelah menjalani perawatan akibat gagal ginjal kronis di RS Hermina Bandung.

Bagi Sandy, drummer PAS Band, Trisno bukan hanya rekan satu band, tetapi juga sosok yang memiliki karakter kuat dan selalu jujur dalam menilai penampilan mereka di atas panggung.

"Bro itu orangnya jujur. Jujur banget. Dia kalau suka banget dengan panggung itu, dia akan tos sama saya. Setiap kali panggung. Tapi kalau misalnya saya lagi mainnya lagi nggak benar, dia bilang dia marah. Dia marah dan saya tahu, 'Oh, sorry'. Gitu," kata Sandy di kediamannya di Depok, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Sandy, hubungan antara drummer dan bassis memang memiliki peran penting dalam membangun kekuatan permainan musik sebuah band. Karena itu, ia selalu mengingat ekspresi Trisno saat keduanya tampil kompak di atas panggung.

"Apalagi kan saya kalau drummer kan sama bassis ya, kawin gitu. Saya kalau manggung tuh, pada saat saya main enak dia tuh selalu senyum ke saya gitu," ujarnya.

Di balik penampilannya yang identik dengan gaya rock n' roll, Sandy menilai Trisno merupakan pribadi yang lebih tenang. Saat menjalani tur bersama PAS Band, almarhum lebih sering menghabiskan waktu bersama kru dibanding menjadi pusat perhatian.

"Dia tuh orangnya sebenarnya lebih apa ya, rock n roll tapi semi-semi introvert kali ya. Dia kalau di tur, ngumpul sama kru. Sama kru gitu, merokok. Berapa kali juga saya main ke Jepang juga, manggung di Jepang sama Trisno. Ya banyak sih kenangan indah sama Trisno memang," kenangnya.

Sandy juga mengungkap kebiasaan unik Trisno yang selalu menjadi bahan cerita di setiap perjalanan tur. Ke mana pun mereka pergi, Trisno hampir selalu menanyakan keberadaan pusat perbelanjaan atau minimarket.

"Dia kan anak mal banget. Setiap kali kita mau manggung, mau ke kota mana, dia cuma tanya, 'Ada mal nggak?'. Kalau nggak ada mal, 'eh ada minimarket nggak?'. Karena buat itu napas, buat dia itu oksigen. Dia cuma sekadar beli apa gitu sudah happy banget," tutur Sandy sambil mengenang sahabatnya.

Sosok Trisno yang dikenal sederhana, jujur, dan memiliki kebiasaan unik itu kini tinggal menjadi kenangan bagi keluarga besar PAS Band. Almarhum dimakamkan di TPU Cikutra, Bandung, pada Minggu (2/8/2026) pagi.



Simak Video "Video: Kabar Duka, Trisno Bassis PAS Band Meninggal Dunia"

(fbr/mau)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork