Penyanyi Shabrina Leanor kini tampil dengan transformasi fisik yang cukup drastis setelah berhasil menurunkan berat badan hingga 20 kilogram. Meski penampilannya saat ini menuai pujian, ia mengungkapkan sebuah cerita pilu di balik keputusannya untuk melakukan diet ketat tersebut. Ia mengaku sempat mengalami tekanan mental yang hebat akibat komentar negatif darinetizen.
Selama ini, netizen kerap melontarkan kritik pedas mengenai bentuk tubuhnya yang dianggap tidak ideal bagi seorang penyanyi. Shabrina bercerita banyak pihak yang menyudutkannya dan menyebut bahwa karier musiknya tidak akan cemerlang jika ia tidak memiliki tubuh yang kurus.
"Sebenarnya kalau gendut itu gak apa-apa ya gitu karena aku pun basically suka. Cuma aku banyak banget omongan yang bilang seolah-olah gendut itu tidak memperbolehkan Shabrina untuk jadi penyanyi. Seolah-olah kalau penyanyi gendut itu tidak boleh, atau penyanyi kalau gendut itu gak laku, gak layak," kata Shabrina Leanor saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026).
Ejekan yang diterima penyanyi jebolan ajang pencarian bakat itu merasa sangat sakit hati ketika orang-orang mulai membandingkan penampilannya dengan perempuan yang jauh lebih tua darinya, padahal saat itu usianya masih sangat muda.
"Masa iya aku cuma 24 tahun lho saat itu gitu kayak masih muda hitungannya gitu, tapi karena aku dibilang gendut kayak ibu-ibu anak tiga, terus itu yang bikin aku oke, I'll do my best," tuturnya.
Awalnya, ia merasa memiliki mental yang kuat untuk menghadapi dinamika industri hiburan. Namun, seiring berjalannya waktu, derasnya cemoohan dan kritik mengenai berat badannya mulai meruntuhkan pertahanan dirinya hingga merasa berada di titik terendah.
"Tapi ternyata aku tidak tahu ketika terjun jadi entertain gitu ya menghadapi banyak cemoohan, kritik dan segala macam, itu ternyata lambat laun membuat aku yang padahal tuh bisa dibilang bebel, bisa dibilang tuh keras hati, ternyata tuh bisa bisa mewek juga, bisa sedih juga, bisa down juga gitu," bebernya.
Demi kesehatan mental dan kelangsungan kariernya, Shabrina akhirnya memutuskan untuk mengambil langkah medis melalui operasi bariatrik serta rutin menjalani perawatan. Ia merasa perlu melakukan penyesuaian besar agar bisa terus melahirkan karya tanpa harus terus-menerus terbebani oleh standar kecantikan orang lain.
Meski kini sudah jauh lebih kurus, Shabrina menyadari publik tidak akan pernah benar-benar puas dengan penampilannya. Baginya, saat ini fokus utamanya bukan lagi sekadar memuaskan mata netizen, melainkan mencari ketenangan batin dalam menjalani hidup.
"Versi terbaik itu menurut aku kalau kita tenang dan damai sih. Mau aku gendut dulu aku pikir itu adalah bentuk terbagus aku ternyata aku dicemooh. Terus aku sudah kurus pun ternyata banyak juga yang bilang 'tapi aku lebih suka Shabrina yang dulu ah', jadi serba salah kan? Gitu menurut aku versi terbaik adalah ketika kita bisa mensyukuri apa yang kita punya dan kita bisa hidup dengan damai dan tenang," pungkasnya.
Simak Video "Video: Pramono Ingin Juicy Luicy-Fajar Noor Tampil di Pencanangan HUT DKI "
(ahs/mau)