Penyanyi Vicky Shu membagikan cerita mengenai perjuangannya melawan rasa insecurity akibat perubahan berat badan. Pelantun lagu Mari Bercinta 2 itu mengaku sempat berada di titik terendah hingga memilih untuk menghindari sorotan kamera dan menolak tawaran tampil di televisi.
Kenaikan berat badan yang dialaminya memberikan dampak psikologis yang cukup besar. Vicky Shu merasa penampilannya di layar kaca akan terlihat jauh lebih besar dari aslinya, sehingga ia merasa perlu untuk membatasi aktivitasnya di industri hiburan demi menjaga kestabilan mentalnya.
"Yang jelas jadi nggak mau keluar di TV juga. Karena ngerasa kalau kayak sekarang saja berat sudah turun, karena aku badan besar di atas tetap kelihatan besar, apalagi di TV ya," kata Vicky Shu saat ditemui di Studio Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tekanan yang dirasakan semakin bertambah seiring dengan banyaknya komentar negatif dari netizen di media sosial. Berbagai cibiran mengenai perubahan fisiknya, mulai dari pipi yang dianggap terlalu tembem hingga masalah dagu berlipat, seringkali mampir di kolom komentar unggahannya.
"Lebih ke 'Ih kok sekarang gendut banget', 'Ih pipinya kok tembem', 'Ih double chin'. Padahal zaman aku kurus saja double chin-nya sudah ada gitu," tuturnya.
Motivasi terbesarnya untuk bangkit muncul dari rasa sayangnya kepada anak-anaknya. Ia menyadari sebagai ibu dari anak laki-laki yang sedang aktif-aktifnya, ia membutuhkan fisik yang bugar dan kondisi mental yang bahagia agar bisa memberikan energi positif bagi keluarga.
"Aku merasa sangat menyayangi anakku lebih dari diriku sendiri. Jadi salah satu effort-nya adalah kalau ibunya sehat, anak-anak juga pasti senang. Kalau ibunya happy, anak-anak juga pasti happy," terang Vicky Shu.
Proses transformasi yang dijalaninya tidak dilakukan melalui jalan pintas yang ekstrem. Ibu dua anak itu menerapkan diet yang fokus pada perubahan gaya hidup, seperti rutin berjalan kaki setiap hari dan membatasi asupan makanan manis yang selama ini menjadi hobinya.
Langkah ini terbukti efektif menurunkan berat badannya dari angka 74 kilogram menjadi 63 kilogram. Vicky Shu menekankan pentingnya disiplin dalam bergerak meski di tengah jadwal yang padat, bahkan jika itu hanya berjalan kaki di pusat perbelanjaan.
"Atur pola makan sama jalan kaki 30 menit setiap pagi atau sore. Pokoknya disempatin, karena selama program aku cuma boleh olahraga jalan kaki 30 menit setiap pagi atau sore atau sempatnyalah. Minimal 30 sampai 60 menit," pungkasnya.
(ahs/mau)











































