Seperti telah diberitakan, Ahmad Albar diciduk polisi karena ditemukan barang bukti narkoba di kediamannya. Tak hanya itu, istri sindikat narkoba Malaysia juga tertangkap sedang berada di rumah pria bersuara serak itu.
Selain ektasi, di kamar anak Ahmad, Fachri Albar juga ditemukan 1,2 gram kokain. Di antara berbagai jenis narkoba, kokain termasuk yang cukup langka beredar di Indonesia.
Untuk menyelidiki asal-usul benda itu polisi akan mengadakan penyelidikan intensif. Selain mengirim tim ke Malaysia untuk mencari info, polisi juga akan dibantu oleh polisi Australia.
"Di kamar Fachri ditemukan 1,2 gram kokain. Kita perlu segera menggali dan tanya karena kokain termasuk barang langka. Kita akan kirim tim ke Malaysia untuk memberikan info yang lebih dalam lebih luas. Australian Federation Police juga membantu ke sini, " jelas Brigjen Pol Indradi Thanus, direktur IV narkoba Mabes Polri, Rabu (28/11/2007) di Kantor BNN, Cawang.
Sampai saat ini Fachri Albar yang bisa memberi keterangan soal keberadaan barang di kamarnya masih buron. Fachri menghilang setelah ayahnya resmi ditetapkan sebagai tersangka. Padahal Senin (26/11/2007) ketika kokain itu ditemukan, detikhot masih berhasil menghubungi kekasih Marsha Timothy itu lewat telepon genggamnya. Kini telepon Fachri maupun manajernya tidak dapat dihubungi.
(fta/eny)











































