Selebritas Kalina Ocktaranny menyatakan penolakan terhadap permohonan maaf yang disampaikan oleh mantan suaminya, Vicky Prasetyo. Hal ini berkaitan dengan perselisihan yang melibatkan ibunda Vicky, Emma Fauziah, terkait komentar miring yang dilontarkan di media sosial.
Dalam sebuah pertemuan mediasi yang gagal terlaksana, Kalina Ocktaranny menekankan inti permasalahan bukan kepada Vicky Prasetyo, melainkan Emma Fauziah yang dianggap menyudutkan dirinya. Mantan suami Deddy Corbuzier itu menuntut agar Emma Fauziah sendiri yang menyampaikan permohonan maaf tanpa diwakili oleh siapa pun.
"Permasalahannya di sini bukannya saya bersama dia (Vicky), tapi saya bersama ibunya. Ibunya yang juga berkomentar, bukannya dia yang berkomentar," kata Kalina Ocktaranny saat ditemui di kawasan Petogongan, Jakarta Selatan, kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibu satu anak itu tetap mengapresiasi upaya Vicky Prasetyo yang mencoba menjembatani perselisihan melalui sambungan video call. Namun baginya, permintaan maaf tersebut tidak memiliki dasar tanggung jawab jika tidak keluar langsung dari mulut pihak yang memulai konflik.
Kalina Ocktaranny beranggapan dalam sebuah permasalahan, tanggung jawab tidak bisa dialihkan begitu saja kepada orang lain, meskipun itu adalah anggota keluarga sendiri. Baginya, setiap individu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya masing-masing.
"Ibaratnya orang kalau misalkan mau masuk penjara, saya yang salah, masa saya tukar kepala saya sama Bang Dani? Kan gak mungkin. Gitu, karena saya yang bersalah saya yang masuk penjara kasarnya seperti itu. Ini kan ibunya yang bermasalah sama saya, kan gak mungkin ditukar sama anaknya," tuturnya.
Kekecewaannya semakin memuncak saat mengetahui alasan ketidakhadiran Emma Fauziah adalah karena kondisi kesehatan yang menurun. Kalina Ocktaranny meragukan hal tersebut karena menurut pantauannya, pihak yang bersangkutan masih terlihat cukup aktif untuk tampil dalam beberapa kesempatan lain di televisi.
Ia merasa memberikan pernyataan maaf singkat tidaklah sulit jika memang ada niat yang tulus untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Kalina Ocktaranny hanya menginginkan bukti berupa ucapan langsung atau setidaknya pernyataan tertulis yang ditandatangani untuk mengakhiri polemik ini.
"Anaknya bisa minta maaf, tapi kenapa ibunya... ibunya lagi sakit, masa nggak bisa bicara? Ya kan? Itu saja sih. Jadi saat ini saya cuma minta permintaan maaf bukan hanya dari mulutnya Vicky Prasetyo, tapi juga dari ibundanya. Itu saja," tegasnya.
Kalina Ocktaranny juga menegaskan tidak bermaksud untuk memperpanjang keributan atau mencari sensasi. Langkah ini diambil semata-mata untuk menjaga nama baik keluarga besarnya serta memberikan kejelasan mengenai fakta yang terjadi agar tidak menjadi beban di masa depan.
Baginya, permohonan maaf yang tulus dan langsung adalah satu-satunya jalan keluar agar masalah ini tidak terus berlarut-larut. Ia berharap pihak Vicky Prasetyo dan ibundanya bisa lebih kooperatif dalam menentukan jadwal pertemuan selanjutnya yang melibatkan semua pihak secara fisik.
"Saya gak minta neko-neko, panjang lebar saya juga gak mau, ini juga buang-buang waktu. Saya terima maafnya dari anaknya, tapi saya juga minta juga dari ibunya supaya ke depannya tidak ada lagi," pungkasnya.
Hingga saat ini, pihak Kalina Ocktaranny masih menunggu kepastian waktu dari Vicky Prasetyo untuk mengadakan pertemuan. Pihak kuasa hukum wanita yang punya usaha es teler itu juga telah menyiapkan draf surat pernyataan jika mediasi tatap muka kembali mengalami kendala.










































