Sidang gugatan hak asuh anak yang dilayangkan Ruben Onsu, digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Selain membahas soal sidang tersebut, pihak Sarwendah yang datang di sidang perdana itu, meminta satu hal kepada publik.
Hal ini berkaitan dengan banyaknya berita bohong atau hoax tentang kliennya. Berita bohong itu tersebar di media sosial sampai hari ini.
Mark Adrianus Ambarita, salah satu tim hukum Sarwendah, meminta publik untuk berhenti melakukan penggiringan opini yang dapat merugikan kondisi psikologis anak-anak.
"Kami mohon hoax-hoax yang sudah terlalu banyak, kami diam bukan apa-apa, karena memang Bu Wendah menjaga psikologi anak-anak. Kami mohon sekali kepada teman-teman jangan lagi, ini kan sudah masuk ke ranah persidangan, kita hormati prosesnya, kita jaga marwah persidangan," tegas Mark Adrianus Ambarita saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026).
Ruben Onsu tidak terlihat hadir di persidangan kali ini. Dan hanya diwakilkan kuasa hukumnya. Sedangkan Sarwendah, datang bersama kuasa hukumnya.
"Saya akan berusaha selalu yang terbaik buat anak-anak saya karena dari awal saya punya anak, saya sudah bertekad akan selalu menjaga dan menyayangi anak-anak saya dan memberikan kebahagiaan ke anak-anak saya," kata Sarwendah.
Ibu tiga anak itu mengungkapkan, kehadiran di persidangan merupakan bentuk tanggung jawabnya sebagai warga negara yang menghormati panggilan lembaga peradilan. Ia menyampaikan, harapan agar proses hukum yang sedang berjalan dapat membuahkan hasil terbaik bagi ketiga anaknya.
"Jadi semoga segala sesuatunya proses berjalan dengan lancar. Saya juga sebagai warga negara Indonesia yang baik, saya datang untuk menjalankan panggilan pertama. Dan semoga segala sesuatunya berjalan dengan lancar demi kebahagiaan anak-anak. Terima kasih," ucapnya.
Proses persidangan, akan dilanjutkan dengan agenda mediasi pada pekan depan yang mewajibkan kehadiran Sarwendah dan Ruben Onsu sebagai prinsipal.
Simak Video "Video: Sambangi KPAI, Ini 3 Poin Aduan Ruben Onsu soal Anaknya"
(wes/pus)